Banjir Tewaskan Seorang Warga di Karawang
Seorang warga yang terdampak banjir di Desa Karangligar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga. Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan menyampaikan, korban diketahui bernama Adi Suwardi, warga Dusun Pangasinan RT 001 RW 001, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat.
“Korban dilaporkan hilang oleh keluarga pada Senin (19/1) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu korban terakhir terlihat berjalan sendiri di wilayah yang terdampak banjir,” kata Cep Wildan di Karawang, Selasa.
Usai menerima laporan, aparat gabungan langsung melakukan pencarian. Tim terdiri dari Polsek Telukjambe Barat, Satpolairud Polres Karawang, BKO Ditpolairud Polda Jawa Barat, Brimob, TNI, BPBD Karawang, serta relawan Tagana. Proses pencarian dilakukan dengan menyisir area banjir menggunakan perahu karet.
Korban akhirnya ditemukan pada Senin (19/1) sekitar pukul 17.00 WIB dalam kondisi tenggelam di area banjir dan telah meninggal dunia. Petugas kemudian melakukan evakuasi serta penanganan sesuai prosedur.
“Setelah dievakuasi, dilakukan koordinasi untuk pemeriksaan awal kepolisian. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” ujarnya.
Pihak kepolisian menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang masih tergenang banjir, guna mencegah kejadian serupa.
Sementara itu, BPBD Karawang mencatat banjir yang dipicu meluapnya Sungai Citarum dan Sungai Cibeet telah merendam ribuan rumah dalam beberapa hari terakhir. Tercatat sebanyak 3.162 rumah terendam di 26 desa yang tersebar di 12 kecamatan, dengan jumlah warga terdampak mencapai 13.400 orang.
Desa Karangligar disebut sebagai salah satu wilayah dengan kondisi banjir terparah, di mana ketinggian air dilaporkan hampir mencapai dua meter. (Ant/E-3)