Banjir Masih Merendam Wilayah Rawa Hulu Sungai Utara


Penulis:  Denny Susanto - 19 January 2026, 06:19 WIB
Dok Istimewa

MESKI sebagian besar daerah terdampak bencana banjir di Provinsi Kalimantan Selatan telah surut, namun banjir masih merendami wilayah rawa-rawa di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Di wilayah ini banjir sudah berlangsung lebih satu bulan merendami 145 desa pada sembilan kecamatan.

Update data Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Minggu (18/1) mencatat sebanyak 145 desa pada sembilan kecamatan meliputi Amuntai Tengah, Amuntai Utara, Amuntai Selatan, Babirik, Banjang, Danau Panggang, Haur Gading, Sungai Pandan dan Sungai Tabukan masih terendam banjir. Banjir terjadi sejak pertengahan Desember 2025 lalu.

Tercatat banjir merendam 11.634 rumah yang dihuni 12.626 keluarga atau 36.799 jiwa. Banjir puluhan fasilitas umum, sekolah, tempat ibadah, jalan hingga areal pertanian warga.

Hulu Sungai Utara merupakan daerah yang didominasi rawa dan titik pertemuan sungai-sungai besar di bagian hulu yaitu Sungai Tabalong, Sungai Balangan dan Sungai Nagara. Wilayah ini menjadi daerah langganan banjir setiap tahunnya.

Kepala BPBD Kalsel, Roni Eka Saputra mengakui banjir masih merendami sejumlah daerah terutama dataran rendah, daerah aliran sungai dan pesisir Kalsel. "Sebagian besar sudah surut, tapi beberapa wilayah seperti Hulu Sungai Utara, sebagian Barito Kuala, pesisir Tanah Laut dan terparah di Kabupaten Banjar," ungkapnya.

Di Kabupaten Banjar, banjir masih merendami 99 desa pada delapan kecamatan. Jumlah rumah terdampak banjir sebanyak 33.446 rumah yang dihuni 41.231 keluarga atau 120.156 jiwa. Sedangkan di pesisir Tanah Laut, banjir rob menyebabkan 27 desa pada kecamatan Kurau dan Bumi Makmur terkena banjir. Ada ribuan rumah dengan jumlah warga terdampak sebanyak 3.820 keluarga atau 15.969 jiwa.

Terkait bencana banjir tahunan ini, Gubernur Kalsel, Muhidin mengatakan Pemprov Kalsel akan melakukan penanganan jangka panjang berupa normalisasi sungai hingga permbangunan bendungan Riam Kiwa. (H-2)