Toko Kelontong Terbakar Akibat Tawuran Antarwarga di Depok
TAWURAN antar warga terjadi di Jalan Merdeka, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, saat menjelang sahur, Jumat (20/3/2026).
Akibat tawuran tersebut sebuah toko kelontong yang menjual bahan pangan dan kebutuhan pokok terbakar. Kebakaran diduga akibat tawuran antara warga yang terjadi di kawasan tersebut.
Sejumlah petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan amuk si jago merah.
Dihimpun keterangan, tawuran antara warga di Jalan Merdeka terjadi menjelang sahur pada pukul 2.30 WIB.
"Toko kelontong terbakar akibat tawuran terebut," ujar Rahmin, salah seorang warga yang rumahnya berada beberapa meter dari lokasi, Jumat.
Rahmin mengatakan, dua kelompok itu saling serang di jalan raya. Kembang api atau petasan ikut di tembakkan. Tak hanya itu, sebagian dari mereka juga membawa bambu panjang, batu serta senjata tajam.
Saat tawuran itu, kata Ramin ia sedang santap sahur bersama keluargannya dan mendengar suara kembang api berulang kali.
"Saya sudah curiga, kalau jam sahur nyalain petasan, pasti tawuran," kata Rahmin.
Ayah dari dua anak itu kemudian keluar rumah untuk memastikan suara tembakan petasan tersebut. Kecurigaan Rahmin benar, dua kelompok warga saling serang dan balas tembakan kembang api.
Rahmin melihat sebuah toko kelontong terbakar yang diduga kuat berasal petasan yang dinyalakan dan dilemparkan ke toko tersebut saat tawuran.
Warga pun, sambung Rahmin melaporkan kebakaran toko kelontong tersebut ke DPKP melalui sambungan telpon seluler. Dibantu oleh warga, petugas DPKP memadamkan api menggunakan selang air.
"Saya kalau dulu masih usia 25 tahun pasti ikut-ikutan. Sekarang sudah punya anak, istri dan mau Lebaran juga. Takut terluka atau mati," ungkap Rahmin (KG)