AS Perintahkan Warganya Angkat Kaki dari Qatar dan Turki Buka Potensi Balas Serangan Iran
KEDUTAAN Besar Amerika Serikat (AS) di Qatar mendesak warga negaranya di negara Teluk tersebut untuk segera meninggalkan wilayah itu.
“Pada tanggal 3 Maret, Departemen Luar Negeri memerintahkan pegawai pemerintah AS yang bukan dalam keadaan darurat dan anggota keluarga mereka untuk meninggalkan Qatar karena ancaman konflik bersenjata. Jika aman untuk melakukannya, warga Amerika harus meninggalkan Qatar sekarang,” demikian bunyi unggahan di X hari ini, Rabu (4/3).
“Wilayah udara dan jalur maritim Qatar tetap ditutup. Penyeberangan perbatasan darat Salwa ke Arab Saudi saat ini dibuka.”
Sementara, Kementerian Pertahanan Turki, yang baru-baru ini menyatakan bahwa pertahanan NATO telah mencegat rudal balistik yang diluncurkan dari Iran.
Dalam sebuah pernyataan, kementerian tersebut mengatakan bahwa rudal yang ditembak jatuh berada di distrik Dortyol, Turki, dekat Laut Mediterania, dan tidak menyebabkan korban jiwa.
Pernyataan itu menekankan bahwa Turki mampu menjamin keamanan wilayah dan warganya, terlepas dari siapa atau dari mana ancaman itu berasal.
“Kami mengingatkan Anda bahwa kami berhak untuk menanggapi setiap tindakan permusuhan terhadap negara kami,” tambah pernyataan itu, seraya mendesak semua pihak untuk menahan diri dari tindakan yang akan semakin memperluas konflik di kawasan tersebut. (Aljazeera/P-3)