Hillary Clinton: Hubungan Bill Clinton dengan Epstein Berakhir Jauh Sebelum Skandal Kriminal Terungkap


Penulis:  Thalatie K Yani - 27 February 2026, 08:55 WIB
Fox News

MANTAN Sekretaris Negara Amerika Serikat, Hillary Clinton, memberikan kesaksian kunci di hadapan Komite Pengawasan DPR terkait hubungan keluarganya dengan mendiang Jeffrey Epstein. Dalam deposisi tertutup selama enam setengah jam tersebut, Hillary menegaskan hubungan suaminya, Bill Clinton, dengan Epstein telah berakhir jauh sebelum aktivitas kriminal sang predator seksual terungkap ke publik.

Saat ditanya mengenai keyakinannya terhadap ketidaktahuan Bill Clinton atas kejahatan Epstein, Hillary menjawab dengan tegas. "Saya yakin," ujarnya kepada media. Ia menekankan bahwa hubungan suaminya dengan pendana tersebut "telah berakhir beberapa tahun sebelum segala sesuatu tentang aktivitas kriminal Epstein terungkap."

Membantah Keterlibatan Langsung

Hillary menyatakan tidak pernah bertemu maupun menjalin komunikasi dengan Epstein. Terkait Ghislaine Maxwell, rekan Epstein yang telah divonis bersalah, Hillary menyebutnya hanya sebatas "kenalan biasa." Ia menjelaskan kehadiran Maxwell pada pernikahan Chelsea Clinton tahun 2010 hanyalah sebagai tamu pendamping dari undangan lain.

"Saya tidak tahu harus berapa kali lagi mengatakannya: 'Saya tidak mengenal Jeffrey Epstein'," tegas Hillary di hadapan para anggota dewan.

Hillary dan Bill Clinton sebelumnya sempat menolak panggilan Kongres dan menyebut penyelidikan ini bermotif politik. Namun, keduanya akhirnya bersetuju untuk bersaksi guna menghindari tuntutan penghinaan terhadap Kongres. Bill Clinton sendiri dijadwalkan akan memberikan kesaksiannya pada hari Jumat.

Sidang yang Diwarnai Ketegangan Partisan

Proses deposisi yang berlangsung di Chappaqua, New York, ini berjalan alot dan penuh perselisihan partisan. Sidang sempat dihentikan sejenak akibat kebocoran foto Hillary dari dalam ruangan yang diunggah ke media sosial X, sebuah tindakan yang disebut Demokrat sebagai pelanggaran aturan House.

Hillary juga mengkritik tajam anggota komite dari Partai Republik karena melakukan pemeriksaan secara tertutup dan menolak mengadakan sidang publik. Ia mempertanyakan mengapa komite tidak melakukan hal yang sama terhadap tokoh lain yang memiliki kaitan dengan Epstein, termasuk mantan Presiden Donald Trump.

"Kami sedang duduk dalam sebuah 'pertunjukan badut' yang sangat tidak serius, di mana anggota Kongres dari Partai Republik lebih peduli untuk mendapatkan foto Sekretaris Clinton daripada benar-benar mencari kebenaran dan meminta pertanggungjawaban," ujar anggota DPR dari Demokrat, Yassamin Ansari.

Fokus Penyelidikan Kongres

Ketua Komite, James Comer, menyebut diskusi tersebut "produktif," meski ia mencatat Hillary lebih dari selusin kali mengarahkan pertanyaan kepada suaminya. Penyelidikan ini sendiri berfokus pada lima area utama, termasuk dugaan salah kelola investigasi federal terhadap Epstein, keadaan seputar kematiannya di penjara pada 2019, serta cara Epstein dan Maxwell mencari pengaruh untuk melindungi aktivitas ilegal mereka.

Hingga saat ini, penegak hukum tidak pernah mendakwa Bill Clinton atas pelanggaran apa pun terkait Epstein. Juru bicara Bill Clinton berulang kali menegaskan bahwa sang mantan presiden telah memutuskan hubungan jauh sebelum penangkapan Epstein atas tuduhan federal pada 2019. (CNN/Z-2)