4 Orang Tewas Akibat Penikaman di Washington, Pelaku Ditembak Mati Polisi


Penulis:  Thalatie K Yani - 25 February 2026, 06:16 WIB
NBC News

INSIDEN berdarah mengguncang wilayah Key Peninsula, dekat Tacoma, negara bagian Washington, Amerika Serikat, pada Selasa (24/2) pagi waktu setempat. Seorang pria melakukan aksi penikaman brutal yang menyebabkan empat orang tewas, sebelum akhirnya pelaku sendiri tewas diterjang timah panas petugas kepolisian.

Peristiwa ini bermula sekitar pukul 08.47 pagi ketika pihak berwenang menerima laporan mengenai seorang pria yang melanggar perintah larangan kontak (no-contact order) di sebuah rumah. Namun, Kantor Sheriff Pierce County menjelaskan perintah tersebut secara teknis belum berlaku sah karena petugas belum sempat menyerahkan salinan resminya kepada pria tersebut.

Kronologi Kejadian

Petugas segera dikerahkan ke lokasi untuk menyerahkan surat perintah tersebut. Namun, situasi berubah mencekam dengan sangat cepat. Sekitar pukul 09.30 pagi, saat petugas masih dalam perjalanan, sejumlah saksi melaporkan bahwa pria tersebut mulai menikam orang-orang secara membabi buta di luar rumah.

"Seorang deputi tiba sendirian, dan suara tembakan dilaporkan terjadi pada pukul 09.33 pagi," ungkap pernyataan resmi Kantor Sheriff Pierce County.

Dalam waktu hanya tiga menit sejak kedatangannya, petugas tersebut terpaksa melepaskan tembakan untuk menghentikan aksi pelaku. Petugas kepolisian Tacoma, Shelbie Boyd, mengonfirmasi tersangka pria berusia 32 tahun tersebut tewas setelah ditembak deputi di lokasi kejadian.

Korban Jiwa dan Penyelidikan

Aksi keji ini merenggut nyawa empat orang warga. Tiga orang ditemukan tewas di lokasi kejadian, sementara korban keempat sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir akibat luka-luka yang dideritanya.

Hingga saat ini, identitas para korban belum dirilis secara resmi. Polisi juga masih menyelidiki hubungan antara para korban dengan tersangka pelaku.

"Saya tidak yakin siapa penelepon awal. Saya berasumsi itu adalah seseorang yang mengetahui tentang perintah larangan kontak tersebut, karena itulah informasi awal yang diterima deputi," ujar Boyd kepada media.

Boyd juga menjelaskan pentingnya prosedur penyerahan surat perintah dalam kasus ini. "Agar pelanggaran dianggap sah, individu tersebut harus sudah menerima surat perintah sehingga ada pengetahuan bahwa hakim telah melarang mereka untuk melakukan kontak," tambahnya.

Saat ini, lokasi kejadian masih ditutup untuk penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini telah diambil alih oleh Tim Investigasi Pasukan Pierce County (Pierce County Force Investigation Team) untuk mendalami seluruh aspek dari insiden maut tersebut. (AFP/NBC News/Z-2)