UI Jadi Satu-satunya Kampus di Indonesia yang Tembus 5 Board QS WUR 2026
Universitas Indonesia (UI) menegaskan dominasinya di tingkat nasional sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan utama di Asia Tenggara dalam QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026. Untuk pertama kalinya, rumpun keilmuan UI berhasil masuk dalam 5 broad subject, yaitu Arts & Humanities, Social Sciences & Management, Engineering & Technology, Life Sciences & Medicine, serta Natural Sciences. Capaian ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya mencakup 4 broad subject.
Rektor UI, Heri Hermansyah, mengatakan, meskipun UI telah mencatatkan pencapaian ini, menurutnya UI masih perlu mendorong lebih banyak bidang studi menembus Top 3 Asia Tenggara dan secara bertahap masuk 100 besar dunia.
“Upaya ini sangat bergantung pada penguatan kualitas riset, perluasan kolaborasi internasional, serta peningkatan publikasi bereputasi tinggi yang berdampak global. Strategi ini dirancanguntuk menyeimbangkan keunggulan spesifik dengan pemerataan kualitas, sehingga transformasi menuju universitas riset kelas dunia bukan sekadar visi, melainkan proses yang terus berjalan dan semakin terarah,” ungkapnya, Kamis (2/4).
Adapun UI berhasil meningkatkan peringkat di semua broad subject. Rumpun Social Sciences & Management menempati peringkat 146 dunia, naik dari posisi 176 pada tahun sebelumnya. Kenaikan juga terjadi pada Arts & Humanities yang berada di peringkat 168 (dari 190), Life Sciences & Medicine di peringkat 281 (dari 331), serta Engineering & Technology yang melonjak ke peringkat 262 (dari 368). Sementara itu, Natural Sciences untuk pertama kalinya berhasil masuk dalam daftar peringkat global pada posisi 451-500.
Selain itu, UI juga menempati peringkat 1 di Indonesia pada tiga broad subject, yaitu Arts & Humanities, Life Sciences & Medicine, serta Social Sciences & Management, yang sekaligus seluruhnya telah berada dalam Top 10 Asia Tenggara. Kenaikan ini menunjukkan adanya transformasi yang lebih struktural. UI tidak hanya mengandalkan kekuatan tradisional di bidang sosial-humaniora, tetapi juga mulai memperkuat fondasi di bidang sains dan teknologi. Lonjakan pada Engineering & Technology menjadi salah satu indikator paling jelas dari arahperubahan ini.
Pada level bidang studi (narrow subject), UI mencatatkan 30 bidang studi yang masuk dalam pemeringkatan global, meningkat dari 27 pada tahun sebelumnya. Empat di antaranya berhasil menembus 150 besar dunia. Tiga bidang studi bahkan masuk dalam 100 besar global, yaitu Anthropology, Library & Information Management, serta Law yang menempati peringkat 96 dunia. Sementara itu, Dentistry berada pada kelompok 51-150 dunia.
Bidang-bidang tersebut mencerminkan keunggulan akademik, sekaligus berperan sebagai “motor reputasi” yang mendorong visibilitas UI di tingkat global. Dalam sistem pemeringkatan internasional, keberhasilan menembus 100 besar berdampak signifikan terhadap persepsi kualitas institusi secara keseluruhan.
Di belakang empat bidang ini, terdapat lapisan penguat yang memperluas basis keunggulan. Accounting & Finance, Development Studies, Social Policy, dan Languages berada pada kelompok 101–150 dunia, sementara Architecture & Built Environment, English Language & Literature, Linguistics, Business and Management Studies, Communication and Media Studies, Politics and International Studies, Sociology, Computer Science & Information Systems, Medicine, Geography menempati kisaran 151–300 dunia.
Tak hanya unggul di capaian global, narrow subject UI juga unggul di nasional dan Asia Tenggara. Sebanyak 16 bidang studi menempati peringkat 1 di Indonesia dan 12 bidang lainnya berada di posisi 2.
Sementara, di tingkat regional, UI mulai bergerak dari sekadar kompetitor menjadi bagian dari kelompok elit regional. Tiga bidang studi berhasil menembus Top 3 Asia Tenggara, yaitu Library and Information Management, Politics and International Studies, serta Social Policy and Administration.
Selain itu, enam bidang studi masuk dalam Top 5 Asia Tenggara, antara lain Modern Languages, Accounting and Finance, Anthropology, Development Studies, Law and Legal Studies, dan Social Policy and Administration.
Dominasi bidang sosial-humaniora dalam daftar ini menunjukkan bahwa kekuatan historis UI di rumpun tersebut kini telah bertransformasi menjadi keunggulan kompetitif di tingkat regional. Sementara itu, bidang lain seperti teknik, sains, dan kesehatan masih berada pada lapisan Top 10 hingga Top 15 Asia Tenggara.
Capaian QS WUR by Subject 2026 menempatkan UI pada titik krusial dalam perjalanannya. Fondasi sebagai pemimpin nasional telah kokoh, sementara pijakan sebagai kekuatan regional di Asia Tenggara mulai terbentuk. Tantangan berikutnya adalah mempercepat lompatan menuju kelompok universitas dengan pengaruh global yang lebih kuat. (E-3)