KLH Tunggu Hasil Uji Pestisida Sungai Cisadane


Penulis: Atalya Puspa     - 26 February 2026, 08:41 WIB
Antara

Pemerintah masih menunggu hasil uji laboratorium terkait kandungan pestisida dalam kasus pencemaran Sungai Cisadane. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan bahwa pengujian tersebut saat ini tengah dilakukan oleh laboratorium khusus di bawah pengawasan Kementerian Pertanian.

Menurutnya, uji laboratorium untuk parameter pestisida memang membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan parameter pencemar lainnya. 

Hal ini lantaran hingga saat ini Kementerian Lingkungan Hidup belum memiliki fasilitas laboratorium yang mampu menguji kandungan pestisida secara spesifik.

“Sungai Cisadane, ini sekali lagi kami masih menunggu hasil lab yang terkait dengan pestisida. Karena lab ini di bawah pengawasan dari Kementerian Pertanian. Lab-nya itu khusus, ada dua lab yaitu lab IPB dan saya lupa namanya. Ini memerlukan waktu agak lama untuk yang parameter lab pestisida,” ujar Hanif, Rabu (25/2). 

Ia menambahkan, nantinya data yang diperoleh akan digunakan sebagai salah satu komponen penting dalam pemodelan perhitungan dampak pencemaran lingkungan.

“Kalau itu sudah keluar, maka kita akan memasukkan besaran komponen variable itu di dalam modeling kita,” katanya.

Lebih lanjut, Menteri LH menegaskan bahwa hasil uji tersebut juga akan menjadi dasar dalam pengajuan gugatan perdata pemerintah terhadap pihak yang diduga bertanggung jawab atas pencemaran lingkungan.

“Dan ini kita akan masukkan pada gugatan perdata yang pada kasus di Cisadane maupun gas oranye di Cilegon,” ucapnya.

Pemerintah berharap hasil pengujian tersebut dapat segera memperkuat langkah penegakan hukum terhadap kasus pencemaran lingkungan yang terjadi di Sungai Cisadane maupun insiden dugaan paparan gas berwarna oranye di wilayah Cilegon. (E-3)