Prakiraan Cuaca 2 Februari: Bibit Siklon 98P Menguat di Utara Australia, 12 Wilayah Siaga Hujan Sangat Lebat


Penulis: Muhammad Ghifari A - 01 February 2026, 19:44 WIB
BMKG

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Senin, 2 Februari 2026. Fokus utama dinamika atmosfer saat ini tertuju pada pemantauan Bibit Siklon Tropis 98P di daratan Australia bagian utara dan munculnya beberapa sirkulasi siklonik yang memicu potensi cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah Indonesia.

Berikut adalah prakiraan cuaca untuk kota-kota besar di Indonesia:

Pulau Sumatra

* Berawan Tebal: Banda Aceh

* Hujan Ringan: Medan, Pekanbaru, Padang, Pangkalpinang, Bandar Lampung

* Hujan Sedang: Jambi, Bengkulu

* Hujan Petir: Palembang

Pulau Jawa

* Hujan Ringan: Jakarta, Serang, Bandung

* Hujan Sedang: Semarang, Yogyakarta, Surabaya

*Pulau Bali dan Nusa Tenggara*

* Hujan Ringan: Denpasar, Mataram, Kupang

Pulau Kalimantan

* Hujan Ringan: Pontianak, Samarinda, Palangkaraya

* Hujan Petir: Tanjung Selor, Banjarmasin

Pulau Sulawesi

* Udara Kabur: Palu

* Berawan Tebal: Manado

* Hujan Ringan: Makassar, Mamuju

* Hujan Petir: Kendari

Wilayah Timur Indonesia

* Berawan/Berawan Tebal: Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura

* Hujan Ringan: Nabire, Jayawijaya

* Hujan Petir: Merauke

 

Analisis Dinamika Atmosfer

Saat ini, Bibit Siklon Tropis 98P terpantau berada di daratan Australia bagian utara dengan kecepatan angin maksimum 15 knot. Meskipun saat ini potensi menjadi siklon tropis dalam 24-48 jam ke depan masih kategori rendah, intensitasnya diprediksi meningkat perlahan dengan kecepatan angin mencapai 25 hingga 30 knot seiring pola sirkulasi yang semakin tertutup.

Sistem ini membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) dan perlambatan angin (konvergensi) di Samudra Hindia Selatan Pulau Timor, Laut Timor, Laut Arafuru, hingga pesisir selatan Papua.

Selain itu, terdapat Sirkulasi Siklonik di Samudra Hindia barat Sumatra Utara, barat daya Banten, serta Samudra Pasifik utara Papua Nugini. Sirkulasi tersebut menginduksi terbentuknya jalur konvergensi yang memanjang di wilayah Aceh, Sumatra Utara, pesisir barat Sumatra Barat, hingga Papua.

Kondisi atmosfer yang labil ini memicu pertumbuhan awan hujan secara masif di sekitar pusat sirkulasi dan di sepanjang daerah pertemuan angin tersebut.

 

Peringatan Dini

Kombinasi dinamika atmosfer ini menyebabkan potensi cuaca yang cukup signifikan di berbagai wilayah Indonesia. BMKG menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di wilayah:

* Aceh

* Sumatra Utara

* Bengkulu

*  Sumatra Selatan

* Lampung

* Bangka Belitung

* Jawa Barat

* Jawa Tengah

* Yogyakarta

* Jawa Timur

* Bali

* Nusa Tenggara Barat (NTB)

Pastikan untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG di website www.bmkg.go.id, aplikasi Info BMKG, atau media sosial resmi di @infobmkg.