7 Makanan Paling Padat Nutrisi Menurut Peneliti


Penulis:  Thalatie K Yani - 01 February 2026, 07:44 WIB
freepik

DI tengah banyaknya pilihan makanan saat ini, menentukan nutrisi mana yang harus diprioritaskan sering kali membingungkan. Untuk mempermudah, para peneliti melakukan analisis terhadap lebih dari 1.000 bahan makanan mentah guna memetakan mana yang memberikan keseimbangan terbaik bagi kebutuhan nutrisi harian.

Hasilnya, berikut adalah tujuh bahan makanan yang terbukti secara ilmiah memberikan dampak positif luar biasa bagi kesehatan:

1. Almond: Bahan Bakar Sel Usus

Almond kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal dan vitamin E. Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi almond secara rutin dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kesehatan usus. Peneliti menemukan kadar butyrate, asam lemak rantai pendek yang memperkuat dinding usus, meningkat signifikan pada pemakan almond.

2. Swiss Chard: Pelindung Saraf

Sayuran daun ini merupakan sumber langka betalains, senyawa yang bersifat protektif terhadap sistem saraf dari penuaan. "Swiss chard mengandung nitrat yang membantu tubuh memproduksi nitrit oksida, molekul pemberi sinyal yang meningkatkan kesehatan sirkulasi darah kita," ujar William Li, direktur medis Angiogenesis Foundation.

3. Watercress (Selada Air): Tanaman "Antidepresan"

Kaya akan vitamin B, zat besi, dan omega-3, selada air dinobatkan sebagai tanaman antidepresan teratas dalam studi tahun 2018 karena kepadatan nutrisinya. Selain itu, selada air mengandung senyawa alami yang mampu memperlambat pertumbuhan sel kanker.

4. Daun Bit (Beetroot Greens): Harta yang Sering Terbuang

Banyak orang hanya memakan akarnya, padahal daun bit mengandung protein, mineral, dan vitamin (K dan B) yang lebih tinggi. Penelitian terbaru menunjukkan daun bit tetap aktif secara biologis setelah dicerna, memberikan perlindungan DNA terhadap kerusakan oksidatif.

5. Chia Seeds: Rahasia Harus Digiling

Chia seeds padat akan serat dan omega-3. Namun, Profesor Rachel Burton dari University of Adelaide memberikan catatan penting: "Dengan memakan biji chia secara utuh, nutrisi yang dijanjikan sebenarnya tidak tersedia. Kecuali Anda mengunyahnya dalam waktu lama, biji tersebut akan melewati usus tanpa perubahan." Sangat disarankan untuk menggiling biji chia agar lemak omega di dalamnya lebih mudah diserap tubuh.

6. Biji Labu: Nutrisi untuk Otak

Biji labu mengandung asam linoleat yang mendukung kesehatan jantung dan bersifat neuroprotective (melindungi sistem saraf). Menariknya, biji labu yang dipanggang ditemukan memberikan manfaat lebih besar karena proses pemanggangan memecah dinding sel sehingga antioksidannya lebih mudah dilepaskan.

7. Daun Dandelion: Superfood di Halaman Rumah

Sering dianggap gulma, daun dandelion sebenarnya kaya akan vitamin (A, C, E, K, dan B) serta mineral. Senyawa di dalamnya memiliki efek anti-inflamasi dan anti-kanker yang kuat, menjadikannya tambahan yang berharga untuk salad atau sup. (BBC/Z-2)