MUI Berharap Indonesia Mundur dari Board of Peace


Penulis: Putri Anisa Yuliani - 27 January 2026, 21:46 WIB
Dok MUI

KETUA Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prof. Sudarnoto Abdul Hakim mendorong Indonesia mundur dari Dewan Perdamaian (Board of Peace). Hal itu disampaikan Prof. Sudarnoto, dalam acara diskusi bertajuk Indonesia Gabung Board of Peace, Untung atau Buntung?, yang digelar di Jakarta Pusat, Selasa (27/1).

"Seperti statement saya yang sudah beredar secara luas di mass media, kami MUI meminta atau menganjurkan kepada pemerintah, mundur saja dari keanggotaan Board of Peace. Apalagi kata peace di situ sebetulnya kamuflase saja. Peace itu, perdamaian itu tidak mungkin terwujud, kalau tidak ada justice atau keadilan," ujar Prof. Sudarnoto dalam keterangannya.

Menurutnya, masalah utama dunia saat ini, adalah ketidakadilan global. Sehingga membuat kacau peradaban dunia itu. "Tapi kita berharap betul supaya pemerintah meninjau ulang, berpikir ulang, atas keberadaannya sebagai anggota Board of Peace. Saya kira masih ada waktu," katanya.

Hal senada disampaikan. Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid. Ia juga meminta pemerintah mempertimbangkan kembali keanggotaan dalam Board of Peace.

"Jangan sampai Indonesia hanya jadi stempel untuk moral, legitimasi komunitas umat Islam terbesar. Kalau demikian kan sangat tidak menguntungkan Indonesia," ujar Hidayat Nur Wahid.

"Karena alih-alih stempelnya menghadirkan Palestina merdeka, sebagaimana yang disuarakan Indonesia, stempelnya justru mengabadikan penjajahan. Dan saya yakin Indonesia tidak mau, dan Presiden Prabowo juga pasti tidak mau," ucapnya. (E-4)