Gempa M5,7 Guncang Pacitan, BMKG Pastikan tak Berpotensi Tsunami


Penulis: Atalya Puspa     - 27 January 2026, 09:37 WIB
ANTARA

Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, Selasa (27/1) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan, gempa terjadi pada pukul 08.20.44 WIB dengan episenter berada di darat, sekitar 24 kilometer tenggara Pacitan, pada koordinat 8,18 derajat Lintang Selatan dan 111,33 derajat Bujur Timur. Gempa tercatat memiliki kedalaman 122 kilometer.

“Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan gempa menengah yang dipicu oleh aktivitas deformasi batuan dalam lempeng,” ujar Daryono dalam keterangan resmi, Selasa (27/1).

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik atau *thrust fault*. Meski demikian, BMKG menegaskan hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah di Jawa Timur hingga Bali dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Di Pacitan, Karangkates, dan Tulungagung, gempa dirasakan dengan intensitas III–IV MMI. Sementara di Malang, Nganjuk, Ponorogo, dan Blitar dirasakan pada skala III MMI.

Getaran juga dirasakan hingga Madiun, Jember, Mojokerto, Denpasar, Kuta, Karangasem, dan Mataram dengan intensitas II–III MMI. Adapun wilayah Yogyakarta, Bantul, Sleman, Kulon Progo, Purworejo, Semarang, dan Pasuruan merasakan gempa pada skala II MMI.

Hingga pukul 08.35 WIB, BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan. Selain itu, belum ada laporan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Informasi resmi terkait aktivitas kegempaan hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BMKG yang telah terverifikasi. (H-2)