Reuni Akbar BTS di Gwanghwamun Sedot 18,4 Juta Penonton Netflix
MEGABINTANG K-pop, BTS, resmi menandai kembalinya mereka ke panggung hiburan dunia melalui konser reuni yang disiarkan secara langsung melalui Netflix. Konser bertajuk comeback tersebut berhasil menarik perhatian 18,4 juta penonton dari seluruh dunia, membuktikan dominasi mereka yang tak tergoyahkan meski sempat hiatus cukup lama.
Acara yang berlangsung selama satu jam pada Sabtu lalu di Gwanghwamun Square ini menjadi momen bersejarah. Ini adalah pertama kalinya ketujuh anggota, Jin, Suga, J-Hope, RM, Jimin, V, dan Jung Kook, tampil bersama dalam satu panggung sejak Oktober 2022, setelah mereka menyelesaikan wajib militer secara bertahap.
Keamanan Ketat dan Antusiasme Penggemar
Menurut data dari agensi Hybe, konser gratis ini dihadiri secara fisik oleh sekitar 104.000 orang. Angka ini tercatat lebih rendah dari estimasi otoritas setempat yang sebelumnya memprediksi kehadiran hingga 260.000 orang.
Hanya sekitar 22.000 orang pemegang tiket gratis yang diizinkan masuk ke area utama konser. Sementara itu, ribuan penonton lainnya memadati jalan-jalan di sekitar lokasi untuk menyaksikan aksi idola mereka melalui belasan layar raksasa yang dipasang di sepanjang jalan.
Mengingat skala massa yang besar, pemerintah Korea Selatan menerapkan langkah pengendalian kerumunan yang sangat ketat. Sebanyak 7.000 personel polisi, termasuk unit SWAT yang dilengkapi sistem anti-drone, dikerahkan untuk memastikan keamanan selama acara berlangsung.
Dominasi Netflix dan Dampak Pasar
Siaran langsung ini menjangkau lebih dari 190 negara dan berhasil memuncaki peringkat Netflix di 24 negara. Proyek ini merupakan langkah terbaru Netflix ke dalam siaran acara langsung, mengikuti kesuksesan laga tinju Mike Tyson vs Jake Paul tahun lalu yang menyedot 108 juta penonton.
Namun, kesuksesan secara penyiaran ini tidak lantas memberikan sentimen positif pada lantai bursa. Meski saham Hybe sempat menguat menjelang tur reuni dan perilisan album baru berjudul Arirang, saham perusahaan tersebut justru merosot tajam sebesar 15,5% pada perdagangan Senin kemarin.
Proyeksi Pendapatan Fantastis
Terlepas dari fluktuasi saham, kembalinya BTS diprediksi akan menjadi mesin uang raksasa. Billboard memperkirakan bahwa BTS bersama label BigHit dan Hybe akan menghasilkan lebih dari US$1 miliar (sekitar Rp15,7 triliun) dari rangkaian reuni ini. Pendapatan tersebut didorong oleh penjualan tiket konser di 82 titik tur dunia yang telah ludes terjual (sold out), penjualan pernak-pernik (merchandise), lisensi, hingga royalti aliran musik.
Sebagai sumber pendapatan utama bagi Hybe, kembalinya BTS sangat dinantikan untuk memulihkan laba operasional perusahaan yang sempat merosot selama masa hiatus panjang para anggotanya. (BBC/Z-2)