Pasar Rumah Tapak di Jakarta Barat Menjanjikan
PASAR rumah tapak di Jakarta Barat masih dianggap menjanjikan, terutama di segmen harga menengah. Melihat ceruk itu, PT Intiland Development Tbk meluncurkan proyek terbaru bertajuk Sakha Semanan di kawasan Taman Semanan Indah, Semanan, Jakarta Barat.
Proyek ini menghadirkan 32 unit rumah dua lantai berdesain tropis modern. Lokasinya berada di area yang sudah berkembang dengan akses menuju tol dalam kota, tol bandara, dan tol lingkar luar Jakarta. Kawasan ini juga terhubung dengan transportasi publik seperti KRL dan TransJakarta, termasuk Stasiun Rawa Buaya dan Kalideres.
Pimpinan Proyek Sakha Semanan, Fransisca Tatik Yudianti, menyebut pengembangan ini sebagai bagian dari strategi memperkuat portofolio hunian tapak di Jakarta, khususnya di kawasan yang sudah memiliki permintaan end-user.
"Sakha Semanan kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan pasar yang semakin selektif dengan mengedepankan standar kualitas hunian dan perencanaan kawasan yang matang. Kami percaya Sakha Semanan akan memenuhi standar kebutuhan hunian dan menjadi salah satu pilihan favorit masyarakat, khususnya di kawasan Jakarta Barat," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip pada Selasa (24/2).
Menurut dia, segmen keluarga muda dan profesional masih menjadi penopang utama permintaan rumah tapak. Konsumen kini disebut lebih mempertimbangkan lokasi, konektivitas, kualitas lingkungan, dan desain yang fungsional.
Sakha Semanan menawarkan dua tipe rumah. Tipe standar memiliki luas tanah 90 meter persegi (6x15 meter) dan luas bangunan 122 meter persegi sebanyak 28 unit. Sementara tipe hoek seluas 146,5 meter persegi (10x15 meter) dengan luas bangunan 125 meter persegi tersedia empat unit. Harga yang ditawarkan mulai Rp1,9 miliar per unit.
Dari sisi spesifikasi, pengembang mencantumkan penggunaan struktur beton bertulang dengan fondasi tapak, bata ringan, sanitair TOTO atau setara, serta daya listrik 5.500 VA. Fasilitas penunjang di sekitar kawasan mencakup sarana olahraga, sekolah, ruko komersial, hingga pusat perbelanjaan dan gerai makanan-minuman.
Peluncuran ini merupakan kelanjutan dari proyek sebelumnya, Virya Semanan, yang dikembangkan pada 2022 di kawasan yang sama dan disebut hampir seluruh unitnya terserap pasar.
"Tingginya penyerapan mencerminkan dua aspek, pertama konsep produknya diterima pasar dan kedua, masih tingginya kebutuhan terhadap rumah tapak yang nyaman dan berlokasi strategis. Sakha Semanan kami hadirkan untuk memenuhi standar dan kriteria tersebut," kata Fransisca.
Intiland memproyeksikan pasar rumah tapak di Jakarta dan sekitarnya tetap solid pada 2026, sejalan dengan riset sejumlah konsultan properti yang menilai segmen menengah harga Rp1 miliar hingga Rp2 miliar berpotensi menjadi kontributor transaksi terbesar tahun ini. (Z-10)