Yukki Nugrahawan Hanafi Resmi Bergabung Lembaga Logistik Global
THE Chartered Institute of Logistics and Transport (CILT) menganugerahkan Chartered Fellowship Member kepada Yukki Nugrahawan Hanafi sebagai Dewan Penasihat. Pengangkatan Yukki oleh CILT mempertimbangkan rekam jejak Yukki sebagai pelaku usaha logistik dan rantai pasok selama hampir 30 tahun di Indonesia, serta kepemimpinan Yukki dalam industri logistik nasional dan global, seperti Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) 2014-2023, Chairman AFFA (ASEAN Federation of Forwarders Associations) 2016-2022, dan saat ini Senior Vice President FIATA (International Federation of Freight Forwarders Associations).
President CILT Indonesia, Iman Gandi Mihardja, menyampaikan pengalaman dan keahlian Yukki Nugrahawan Hanafi nantinya dapat memperkuat pengetahuan, implementasi, dan strategi CILT, khususnya dalam pengembangan kapasitas SDM di industri logistik.
“Sebagai ahli dalam bidang logistik dan rantai pasok dengan pengalaman hampir 30 tahun sebagai pelaku usaha dan pemimpin organisasi, bergabungnya Yukki Nugrahawan Hanafi menjadi nilai tambah bagi CILT untuk bertumbuh dalam jangka panjang dalam meningkatkan kualitas SDM logistik yang mumpuni, khususnya di Indonesia,” kata Iman dikutip dari siaran pers yang diterima, Jumat (13/2).
Sebagai informasi, CILT merupakan lembaga profesional global yang melakukan advokasi, edukasi, dan pelatihan untuk peningkatan kapasitas SDM dalam industri logistik dan rantai pasok yang berdiri sejak 1919 dan berpusat di London, Inggris.
Lebih lanjut, Chartered Fellowship (FCILT) adalah tingkatan profesional tertinggi yang diberikan oleh CILT kepada para pemimpin yang telah mapan dengan dampak signifikan dan berkelanjutan dengan pengalaman jangka panjang, yang mana hal ini menandakan keahlian tingkat senior, pengaruh strategis, dan, dalam banyak kasus, pengakuan yang dinominasikan oleh rekan sejawat.
Yukki Nugrahawan Hanafi, Dewan Penasihat CILT Indonesia yang juga merupakan Senior Vice President FIATA, menyambut dengan antusias pengangkatan dirinya sebagai Dewan penasehat CILT.
“Saya merasa terhormat untuk bergabung sebagai Dewan Penasihat CILT guna mendorong pertumbuhan dan peningkatan kualitas SDM logistik baik di Indonesia dan tingkat global. Saya termotivasi untuk membawa pengalaman Indonesia dalam upaya peningkatan pembangunan kapasitas logistik, serta jaringan luas melalui keterlibatan rekam jejak saya dalam berbagai keterlibatan di forum dan organisasi global,” sebut Yukki.
Yukki berharap, dengan amanah baru yang diemban dalam CILT dapat memberikan dampak positif bagi industri logistik nasional dan berkontribusi untuk mempersiapkan kualitas SDM logistik di Indonesia.
“Sektor logistik dan rantai pasok Indonesia terus menerus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional baik dari segi investasi maupun penciptaan lapangan kerja. Oleh karena itu, saya berharap melalui keterlibatan saya di CILT dapat memperkokoh kualitas SDM nasional kita sehingga sektor logistik terus memainkan peran utama sebagai penyangga aktivitas ekonomi nasional.” tutup Yukki.
Adapun Yukki akan bertugas bersama dengan anggota Dewan Penasihat CILT lainnya, antara lain Jan Steenberg (United Kingdom), Steven Meyerhoff (United Kingdom), Michael Bourlakis (United Kingdom), Elizabeth Giliard (United Kingdom), Romesh David (Sri Lanka), Dr. Dorothy Chan (Hong Kong), Vicky Koo (Hongkong), Dianah Nassimbwa (Uganda), Gayani de Alwis (Sri Lanka). (E-4)