Forum Bisnis Indonesia-Tiongkok Digelar di Jakarta, Bahas Akses Investasi


Penulis: Naufal Zuhdi - 21 January 2026, 18:59 WIB
Dok Istimewa

FORUM bisnis Indonesia-Tiongkok bertajuk The Indonesia-China Business Bridge: Your Gateway to Investing in Indonesia digelar di Jakarta, Rabu (21/1). Kegiatan ini mempertemukan perwakilan pemerintah, pelaku usaha, dan institusi pendukung investasi dari Indonesia dan Tiongkok untuk membahas peluang serta mekanisme investasi lintas negara.

Forum tersebut melibatkan kerja sama antara vOffice, Tianjin Economic-Technological Development Area (TEDA), dan Ikatan Alumni Beijing Foreign Studies University (BFSU). Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat komunikasi bisnis dan mempermudah akses informasi bagi investor Tiongkok yang ingin masuk ke pasar Indonesia.

Sejumlah pejabat dan perwakilan institusi hadir dalam acara tersebut, di antaranya mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Secretary General of TEDA One-Stop Overseas Service Center Emily Zhou, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Edy Junaedi Harahap, Staf Ahli Kementerian ESDM Anggawira, serta perwakilan Bank of China Jakarta Branch dan sektor swasta dari Tiongkok

Kegiatan ditandai dengan peresmian simbolis kerja sama antarpihak yang terlibat. Forum kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai strategi masuk pasar, pemahaman regulasi, serta potensi sektor investasi di Indonesia.

Dalam pemaparannya, Sandiaga Uno menilai forum tersebut dapat menjadi wadah pertemuan antara pelaku usaha internasional dan peluang investasi di Indonesia. Menurutnya, kolaborasi lintas negara diperlukan untuk memperkuat ekosistem bisnis yang saling terhubung.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menyampaikan kesiapan daerahnya untuk menerima investasi asing. Ia menyebut Kalimantan Barat memiliki potensi wilayah dan sumber daya yang dapat dikembangkan melalui kerja sama dengan investor luar negeri, termasuk dari Tiongkok.

Dari pihak mitra internasional, Emily Zhou menyampaikan bahwa Indonesia dinilai memiliki ekosistem bisnis yang menarik bagi investor global. Ia berharap kerja sama antarlembaga dapat membantu perusahaan asing memahami proses dan regulasi yang berlaku di Indonesia.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh perwakilan Bank of China Jakarta Branch, yang menilai kolaborasi lintas sektor dapat mempermudah arus investasi dan aktivitas bisnis antara kedua negara.

Forum ini diharapkan menjadi salah satu kanal dialog berkelanjutan antara Indonesia dan Tiongkok dalam mendorong kerja sama ekonomi dan investasi. (E-4)