Selasa 14 Maret 2017, 08:32 WIB

Tugas Kami Melanjutkan Program Kepala Daerah Terdahulu

Administrator | Nusantara
Tugas Kami Melanjutkan Program Kepala Daerah Terdahulu

Noormiliyani AS --MI/DENNY SAPUTRA

 

PROGRAM yang sederhana, mudah diterapkan, dan memberi manfaat bagi masyarakat banyak dianggap menjadi kunci kemenangan ­Noormiliyani AS dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

Saat ditemui wartawan Media Indonesia Denny Susanto, Noormiliyani juga menjawab anggapan soal kemenangan dirinya ialah dampak dinasti politik. Berikut petikan wawancaranya.

Apa latar belakang Anda terjun bertarung dalam pilkada Barito Kuala?
Ini adalah amanah. Ini adalah perjuangan dan ikhtiar saya sebagai simbol keterwakil­an kaum perempuan.

Awalnya memang ada penolakan untuk calon kepala daerah perempuan, tetapi dengan sosialisasi dan pendekatan melalui program kerja, akhirnya dapat diterima.

Keberhasilan kami dalam pilkada diharapkan dapat menjadi contoh serta memotivasi kaum perempuan lain di Kalimantan Selatan bahwa mereka juga mampu bersaing dan menjadi pemimpin.

Apa program yang Anda akan lakukan di awal memimpin Barito Kuala?
Kami akan menjalankan program yang kami sebut Bedah Kampung Plus. Program ini adalah pembangunan yang sederhana serta mudah diterapkan, tetapi akan memberi manfaat yang besar dan luas bagi masyarakat.

Program ini mengadopsi prog-ram bedah rumah dan program dana desa, tetapi kita ­integrasikan dengan semua sektor, dengan cakupan luas seperti dinas pekerjaan umum dan perumahan rakyat, dinas kesejahteraan sosial, dinas pendidikan, dinas kesehatan, dan lainnya sehingga program pembangunan difokuskan dan bertumpu dari desa. Program ini akan kami mulai dari wilayah berkategori terpencil dan tertinggal.

Anda yakin program ini akan berhasil?
Kami sangat yakin dapat berjalan dengan baik karena program ini sederhana. Tetapi tentunya perlu keseriusan semua pihak agar berhasil. Adanya program dana desa dari pemerintah pusat akan lebih mempermudah pelaksanaan program. Saat ini, desa mempunyai anggaran yang besar sehingga sudah seharusnya 195 desa di Barito Kuala menjadi maju dan sejahtera.

Selain itu, apa prioritas Anda dalam memimpin?
Tugas kami ialah melanjutkan program pembangunan yang telah dijalankan kepala daerah terdahulu, terutama bidang infrastruktur dan pembangunan bidang pertanian, karena Kabupaten Barito Kuala adalah daerah sentra pertanian di Kalsel.

Ada anggapan kemenangan Anda adalah dampak dari dinasti politik?
Ini bukan dinasti politik. Memang saya adalah istri Bupati Barito Kuala dua periode (2007-2012 dan 2012-2017) Hasanudin Murad. Saya juga putri dari Gubernur Kalsel periode 1963-1968 Aberani Sulaiman.

Akan tetapi, karier organisasi dan politik sudah saya rintis sejak dari pengurus ­senat mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat. Saya juga aktif di FKPPI, KNPI, dan AMPI. Setelah itu, di kepengurusan Partai Golkar dan terpilih menjadi anggota DPRD hingga terakhir menjabat Ketua DPRD Kalsel. (N-1)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More