Kamis 02 Maret 2017, 19:42 WIB

Raja Salman Puji Moto Kerja Jokowi

Achmad Zulfikar Fazli | Politik dan Hukum
Raja Salman Puji Moto Kerja Jokowi

MI/Panca Syurkani

 

PULUHAN tokoh Islam bertemu dengan Raja Salman bin Abdul Aziz al-Saud di Istana Merdeka, Kamis (2/3) sore. Tak ada dialog, Raja Salman lebih banyak mendengarkan masukan dari pada tokoh yang hadir.

Namun, ada yang menarik dari pertemuan itu. Direktur Wahid Institute, Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid mengatakan, secara tersirat Raja Salman tampak menyukai moto atau slogan 'kerja, kerja, kerja' yang diusung Joko Widodo sebagai Presiden.

"Raja Salman sepertinya mengapresiasi motonya pak Jokowi yang kerja, kerja itu. Jadi Raja Salman mengatakan, saya juga sangat senang kerja," kata Yenny Wahid, sapaan karibnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Mendengar perkataan Raja Salman, Jokowi lantas tertawa. Ia mengambil sisi positif atas komentar Raja Salman yang mengaku suka bekerja.

Putri mantan Presiden Abdurrahman Wahid itu menilai, ucapan Raja Salman itu sebagai bentuk apresiasi kepada Indonesia di bawah kendali Jokowi. "Itu menarik, karena itu artinya beliau memberikan apresiasi terhadap moto atau prinsip pemerintahan Presiden Jokowi," tukas dia.

Pada awal pemerintahan, Jokowi selalu mengembar-gemborkan konsep Nawacita dan slogan "kerja, kerja, kerja". Jokowi menganggap itu dapat memacu bawahannya untuk bekerja lebih giat. MTVN/OL-2

Baca Juga

Antara/Andreas Fitri Atmoko

Langgar Aturan Asimilasi, 135 Napi Kembali Masuk Bui

👤Insi Nantika jelita 🕔Senin 25 Mei 2020, 18:28 WIB
"Total ada 135 narapidana asimilasi yang tertangkap kembali setelah mendapatkan kebijakan Kemenkumham akibat adanya...
Akun Facebook Ananda Naris

Soal Bendera Tiongkok Berkibar di Maluku Utara: False Context

👤Henri Siagian 🕔Senin 25 Mei 2020, 16:31 WIB
False context adalah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang...
MI/Susanto

Rilis Petisi, Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Pilkada Desember

👤Faustinus Nua 🕔Senin 25 Mei 2020, 15:41 WIB
Petisi daring ditujukan kepada pemerintah, DPR dan KPU, agar menunda pilkada hingga tahun...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya