Kamis 02 Maret 2017, 18:33 WIB

Suami-Istri Tersangka Pungli di PT Pelindo III Ditahan

Faishol Taselan | Politik dan Hukum
Suami-Istri Tersangka Pungli di PT Pelindo III Ditahan

ANTARA/Didik Suhartono

 

MANTAN Direktur Utama PT Pelindo III Djarwo Surjanto dan istrinya Mieke alias Nonik yang terlibat dalam kasus pungutan liar (pungli) dweeling time, dijeblokasn ke tahanan Kejaksaan Tanjung Perak Surabaya.

Kedua tersangka diserahkan dari Bareskrim Mabes Polri ke Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya. "Tidak lama lagi perkara pungli ini akan disidang," kata seorang penyidik Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Ditpideksus) Bareskrim Mabes Polri yang enggan disebut namanya, di Surabaya, kemarin.

Kedua tersangka saat tiba di Gedung Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, dengan dikawal tim penyidik dari Bareskrim Mabes Polri, dibawa menuju ke ruang koordinasi atau ruang diversi dan tahap dua untuk menjalani pemeriksaan berkas tersangka dan barang bukti pelimpahannya.

Dalam kasus dugaan pungutan liar, proses dwelling time di Pelabuhan Tanjung Perak ini, kedua tersangka dijerat pasal pemerasan, seperti yang diatur dalam KUHP dan Undang-Undang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

"Kasus dugaan pungutan liar proses dwelling time di Pelabuhan Tanjung Perak ini menyeret sejumlah pejabat dan pimpinan perusahaan rekanan PT Pelindo III yang telah ditetapkan sebagai tersangka," katanya.

Selain dua tersangka pasangan suami istri, mantan Direktur Utama PT Pelindo III, Djarwo Surjanto dan istrinya Mieke alias Nonik, kasus dugaan pungutan liar proses dwelling time ini juga melibatkan beberapa
tersangka lain.

Di antaranya ialah Direktur Operasi dan Pengembangan Bisnis PT Pelindo III Rahmat Satria yang telah diberhentikan dari jabatannya, Manajer Operasional, PT Pelindo Energi Logistik (perusahaan di bawah PT Pelindo III) Firdiat Firman serta Direktur PT Akara Multi Karya, Augusto Hutapea, yang terjaring operasi tangkap tangan Tim Gabungan Sapu Bersih Pungutan Liar Bareskrim Mabes Polri, Polda Jatim, dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Tersangka lainnya ialah David Hutapea Komisaris PT Akara Multi Karya.

"Dengan dilimpahkannya berkas Djarwo dan istrinya ini maka sudah hampir seluruh tersangka kasus pungli proses dwelling time ke Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya dan tak lama lagi akan disidangkan," ujarnya.(OL-4)

Baca Juga

MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

Kepmendagri tidak Larang Ojek Beroperasi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 31 Mei 2020, 20:35 WIB
Plt Sekjen Kemendagri Muhammad Hudori menjelaskan, dalam Kepmendagri, sama sekali Mendagri Tito Karnavian tidak melarang ojek...
MI/ARYA MANGGALA

NasDem : Penggantian PSN Perlu Pertimbangan Sistem Pertahanan

👤Teguh Nirwahyudi 🕔Minggu 31 Mei 2020, 17:54 WIB
KEMENTERIAN Koordinator Perekonomian mengusulkan penggantian Proyek pesawat R80 dan N245 menjadi proyek drone dalam usulan Proyek Strategis...
MI/Susanto

Ketua Komisi I Desak Pemerintah Lindungi WNI di AS

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 17:33 WIB
Dia meminta perwakilan pemerintah RI di AS untuk menghubungi WNI yang ada di sana secara acak untuk memastikan kondisi keamanan mereka...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya