Selasa 24 November 2015, 00:00 WIB

1985:Tragedi Berdarah Egypt Air

History | BBC | Dok MI | Humaniora
1985:Tragedi Berdarah Egypt Air

Wikipedia

 
DRAMA pembajakan pesawat maskapai Egypt Air berakhir dengan kekerasan dan pertumpahan darah. Hal itu terjadi setelah pasukan komando Mesir menyerbu pesawat yang di dalamnya masih terdapat banyak tawanan.

Pembajakan dimulai dua hari sebelumnya. Pesawat maskapai Egypt Air tujuan Malta yang terbang dari Athena, Yunani, dibajak setelah lepas landas. Pembajak kemudian memaksa pilot mendaratkan pesawat di bandara dekat Kota Valleta, Malta.

Setelah beberapa jam, pembajak kemudian melepas beberapa penumpang. Namun, tidak lama pembajak menembak tiga warga Israel dalam waktu dua hari. Perdana Menteri Malta kemudian memutuskan menyerbu langsung pembajak. Pasukan komando Mesir segera beraksi di dalam pesawat.

Namun, pembajak juga melawan dengan menembakkan senjata dan melemparkan granat di antara kerumunan penumpang. Akibatnya, peristiwa itu memakan banyak korban, setidaknya 50 penumpang dan 6 pembajak tewas.

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More