Jumat 03 Februari 2017, 15:59 WIB

Kalla: Presiden Terima SBY Setidaknya Setelah Pilkada

Kalla: Presiden Terima SBY Setidaknya Setelah Pilkada

ANTARA

 

WAKIL Presiden Jusuf Kalla meyakini Presiden Joko Widodo akan menerima ajakan bertemu dari Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono. Namun setidaknya pertemuan tersebut dilakukan setelah Pilkada Serentak digelar.

"Saya kira Presiden Jokowi pasti menerimanya, ya setidak-tidaknya setelah tanggal 15-lah supaya tidak menjadi isu politik," kata Wapres Kalla di Jakarta, Jumat (3/2).

Karena itu ia menyarankan agar semua pihak tenang dan menunggu setelah pelaksanaan pilkada 15 Februari 2017. JK mengaku secara pribadi punya hubungan dengan SBY karena selama lima tahun pernah mendampingi sebagai wakil presiden pada 2004-2009.

"Saya secara pribadi punya hubungan selama lima tahun dengan Pak SBY. Ya, sebagai wapres tentu tidak bisa mengambil putusan total, tentu banyak hal yang bisa diambil oleh Pak Presiden. Karena itu keinginan beliau untuk ketemu Presiden Jokowi wajar juga," ujarnya.

Sebelumnya, SBY mengaku ingin bertemu dan berbicara blak-blakan dengan Presiden Joko Widodo ihwal isu keterkaitannya dengan aksi damai umat Islam 4 November 2016, serta rencana pengeboman hingga makar.

"Sayang sekali saya belum punya kesempatan bertemu Presiden kita Bapak Jokowi. Kalau bisa bertemu saya mau bicara dengan beliau blak-blakan, siapa yang melaporkan kepada beliau info intelijen yang menuduh saya mendanai aksi damai 4/11, mengaitkan saya dengan rencana pengeboman Istana Negara dan urusan makar," kata SBY di Jakarta, Rabu (1/2).

Menurut dia, alangkah bagusnya jika dirinya bisa bertemu dengan Presiden Jokowi agar terdapat penjelasan terkait hal-hal yang benar dan tidak benar. (X-12)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More