Jumat 03 Februari 2017, 13:48 WIB

KPK Benarkan Yudi dan Musa Ditetapkan Jadi Tersangka

Achmad Zulfikar/Astri Novaria | Politik dan Hukum
KPK Benarkan Yudi dan Musa Ditetapkan Jadi Tersangka

ANTARA

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi telah menetapkan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Musa Zainuddin dan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yudi Widiana Adia sebagai tersangka. Ia diduga terjerat kasus dugaan korupsi proyek jalan pada Kementeriaan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) di Maluku dan Maluku Utara.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah tidak membantah penetapan tersangka terhadap keduanya itu. Menurut dia, dalam waktu dekat ini, KPK akan mengumumkan pengembangan kenaikan status dua anggota Dewan tersebut.

"Pengumuman akan dilakukan segera, baik nama atau pun sangkaan terhadap tersangka. Saat ini kita belum dapat mengkonfirmasi," kata Febri saat dikonfirmasi, Jumat (3/2).

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif sebelumnya membenarkan KPK telah melakukan ekspose terhadap kasus dugaan korupsi proyek jalan pada KemenPUPR tersebut.

Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkan delapan orang tersangka dalam kasus dugaan suap proyek ini. Tiga di antaranya adalah Anggota Komisi V DPR yakni, Damayanti Wisnu Putranti (Fraksi PDIP), Budi Supriyanto (Fraksi Golkar) dan Andi Taufan Tiro (Fraksi PAN).
Ketiganya diduga menerima fee hingga miliaran rupiah dari Direktur PT Windhu Tunggal Utama, Abdul Khoir.

Sementara itu, tersangka lainnya yakni Komisaris PT Cahaya Mas, Sok Kok Seng alias Aseng, Kepala BPJN IX Maluku dan Maluku Utara, Amran HI Mustary, Abdul Khoir serta dua rekan Damayanti, Dessy A. Edwin dan Julia Prasetyarini.

Ditemui terpisah, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (3/2) mengatakan baru dengar informasi tersebut pagi ini. "Tentu kami akan merapatkan untuk yang terbaik," ujarnya.

Pihaknya juga akan mempertimbangkan memberi bantuan hukum kepada Yudi. Namun, pada prinsipnya, lanjut Hidayat, PKS tidak akan menghalang-halangi proses hukum yang sedang berjalan.(OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More