Jumat 03 Februari 2017, 08:16 WIB

Jokowi-SBY, Bertemu... tidak... Bertemu

Pol/Jay/P-3 | Politik dan Hukum
Jokowi-SBY, Bertemu... tidak... Bertemu

ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo

 

DALAM tiga bulan terakhir, tiga kali Susilo Bambang Yudhoyono menggelar konferensi pers yang secara langsung ataupun tidak langsung menyinggung nama Presiden Joko Widodo. Dalam periode yang sama, Jokowi justru menikmati santap siang sembari berdiskusi dengan semua mantan presiden dan mantan wakil presiden yang masih hidup. Tidak ketinggalan para ketua umum partai dijamu sang tuan rumah di Istana Merdeka.

Pertanyaannya, mengapa SBY dan Demokrat tidak diundang? Bagaimanapun, SBY menjadi presiden selama 10 tahun, lebih lama jika dibandingkan dengan BJ Habibie yang hanya dua tahun.

Ibarat menebas tanpa pe­dang, lewat bahasa semiotika dan simbol politiknya, sesungguhnya Jokowi telah menjawab pertanyaan tersebut. Jika Presiden Jokowi meng­undang si anu dan si ini, yang tidak diundang itu titik-titik. Silakan interpretasikan sendiri. Namun, dalam sebuah konferensi pers di Wisma Proklamasi, Rabu (1/2), sang mantan mengutarakan keinginan terpendamnya untuk bertemu Jokowi.

“Sayang sekali, saya belum ada kesempatan bertemu Presiden Jokowi. Kalau bertemu, saya ingin bicara blakblakan, siapa yang menyampaikan informasi intelijen kepada beliau kalau saya mendanai 411 dan lain-lain,” ujarnya.

Keinginan Presiden Ke-6 RI itu direspons Jokowi dengan satu syarat, silakan mengajukan permintaan resmi ke Kementerian Sekretariat Negara. “Waktunya akan diatur tetapi kalau ada permintaan,” ujar Jokowi seusai menghadiri Konferensi Forum Rektor di Jakarta Convention Center, kemarin. Tidak ada yang bisa memastikan kapan pertemuan tersebut akan terlaksana.

Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) Ray Rangkuti mengatakan Jokowi tidak punya kepentingan mendesak untuk mengundang SBY ke Istana. “Apa perlunya SBY menjelaskan itu ke Istana dan apa pentingnya itu buat bangsa?” tanya Ray saat dihubungi, kemarin.

ebaliknya, pengamat politik Syamsuddin Haris menduga Jokowi bakal membuka ruang dialog dengan SBY. Ia melihat karakter Jokowi yang cenderung berusaha meredam kegaduhan politik. “Dugaan saya, Presiden Jokowi sebenarnya mungkin juga ingin bertemu untuk menciptakan situasi politik yang kondusif.” (Pol/Jay/P-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More