Lahan Kosong Jadi Tempat Pembuangan Sampah Liar

Penulis: Kisar Radjagukguk Pada: Jumat, 27 Feb 2015, 00:00 WIB Megapolitan
Lahan Kosong Jadi Tempat Pembuangan Sampah Liar

MI/Depi
Pembuangan sampah

TITIK lokasi sampah makin banyak tersebar di pinggir jalan di Kota Depok. Sampah menumpuk itu disebabkan banyak pengendara mobil dan sepeda motor membuang sampah rumah tangga mereka di sana. Tanpa malu mereka melemparkan sampah begitu saja di jalan, lalu tancap gas pergi.

Di Kota Depok, titik-titik lokasi tumpukan sampah akibat dibuang sembarangan banyak dijumpai. Di jalan alternatif Cibubur menuju arah Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, misalnya, sebagian besar masyarakat yang mengendarai kendaraan roda empat dan sepeda motor rutin tiap hari buang sampah di pinggir jalan itu saat hendak berangkat kerja sekitar pukul 06.00 WIB. Sampah-sampah itu merupakan sampah rumah tangga yang dibungkus dengan plastik.

Kawasan itu cukup strategis untuk pembuangan sampah. Selain luas dan ditumbuhi rumput ilalang, lahannya kosong dan gelap karena tidak dipasangi penerangan jalan umum (PJU).

Hambali, 56, warga setempat, mengatakan jalan TPU Pondok Ranggon dulunya bersih dari gundukan sampah sekalipun lahannya kosong dan banyak tumbuh-tumbuhan ilalang dan pohon. Namun, lokasi itu kini berubah menjadi area gundukan sampah. Ia pun mengeluh karena lingkungan tempat tinggalnya kini kotor dan bau.

Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok Oka Barmara Soebaedah mengatakan ada lebih dari 100 titik lokasi pembuangan sampah liar di Kota Depok.

''Pembuang sampah sembarangan di pinggir jalan pernah kami tangkap, lalu dilepas setelah membuat surat pernyataan bermeterai. Utamanya, para pengendara membuang sampah pada subuh dan saat situasi lengang. Jenis sampah yang diletakkan di pinggir jalan berupa sampah kering dan basah.''

Ke depan, kata Oka, Pemkot Depok akan membangun instalasi pengolahan sampah modern di Kelurahan Pasir Putih, Sawangan sehingga bisa menghasilkan keuntungan dan dapat mengurangi tumpukan sampah. "Sampah bisa diolah menjadi kompos dan pupuk cair," ujarnya. (Kisar Radjagukguk/J-1)

 

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More