Kamis 05 Januari 2017, 02:30 WIB

Pelatih Tunggal Putri masih Lowong

(Mag/R-2) | Olahraga
Pelatih Tunggal Putri masih Lowong

Ilustrasi

PENGURUS Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) telah menetapkan 19 pelatih dan 5 pelatih fisik yang akan menangani para atlet pelatnas bulu tangkis Cipayung. Dari daftar tersebut, hanya posisi pelatih tunggal putri utama yang masih lowong. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI Susy Susanti menuturkan sektor tunggal putri memang menjadi sektor yang paling banyak meninggalkan pekerjaan rumah.

Pasalnya, perkembangan sektor tunggal putri dinilai masih sangat lambat. Untuk sektor tunggal putri utama, saat ini PBSI baru menetapkan Minarti Timur sebagai asisten pelatih. Untuk posisi pelatih, baru akan diumumkan Februari mendatang. Sambil menunggu pelatih utama definitif, sektor tunggal putri utama akan ditangani sementara oleh Jeffer Rosobin yang menjadi pelatih tunggal putri pratama.

"Sebelumnya saya sudah menemui empat orang dan sudah saya saring hingga saya sudah kantongi namanya. Namun, ada beberapa hal terkait dengan administrasi yang harus diselesaikan hingga baru bisa bergabung Februari mendatang," kata Susy di Jakarta Rabu (4/1). Tentang pemilihan Minarti, Susi mengatakan hal itu diambil dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya keberhasilan Minarti saat menjadi pelatih tunggal putri PB Djarum.

Adapun Jeffer Rosobin dipilih karena berpengalaman melatih sektor tunggal putri di Jepang dan Malaysia. Jeffer juga mengetahui peta kekuatan tunggal putri serta cara pandang pemain-pemain dari negeri lain terhadap permainan pebulu tangkis Indonesia. "Kriteria yang terpenting itu ialah punya program yang jelas dan attitude yang baik. Saya harap tim ini bisa kompak karena sektor tunggal putri selama ini paling banyak dipertanyakan," kata Susi.

Berbeda dengan sektor tunggal putri, di sektor lainnya tidak ada perubahan besar. Richard Mainaky masih menjadi kepala pelatih ganda campuran utama dengan didampingi Vita Marissa. Sebelumnya Richard dibantu Nova Widianto yang kini menjadi pelatih kepala ganda campuran pratama. Di tunggal putra utama, Hendry Saputra masih mengepalai sektor itu dibantu Irwansyah yang menggantikan Marlev Mainaky.

Di ganda putra, pelatnas utama dipegang Herry Iman Pierngadi dengan asisten Aryono Miranat. Eng Ian dan Chafidz Yusuf juga masih posisi lama sebagai kepala dan asisten pelatih ganda putri. Para pelatih dikontrak selama dua tahun dengan evaluasi tahunan. Sementara itu, dari 98 tempat yang tersedia di pelatnas Cipayung, saat ini baru diisi 89 atlet yang terdiri atas 50 atlet utama dan 39 atlet pratama

"Tempat kosong nanti rencananya diisi atlet pratama magang sambil diseleksi. Kalau bagus, bisa masuk dengan SK susulan," ungkap Susy seraya mengatakan tetap akan mempertahankan sistem promosi-degradasi dengan evaluasi enam bulan dan satu tahun sekali.

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More