Selasa 03 Januari 2017, 04:41 WIB

KOI Diminta Gelar Kongres Luar Biasa

(Gnr/R-2) | Olahraga
KOI Diminta Gelar Kongres Luar Biasa

MI/PANCA SYURKANI

KETUA Umum PB Forki periode 2010-2014 yang juga anggota Dewan Pembina Forki, Hendardji Soepandji, menilai kasus hukum yang melilit dua petinggi Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yakni Sekjen dan Bendahara Umum KOI bukan lagi sebatas masalah individu, melainkan juga organisasi.

Karena itu, ia meminta KOI menggelar kongres luar biasa untuk menyelesaiakan persoalan tersebut. Dua petinggi KOI, Sekjen Doddy Iswandi dan Bendahara Umum Anjas Rivai, telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyelewengan dana sosialisasi Asian Games 2018.

Keduanya tidak bisa diberhentikan begitu saja dari kepengurusan KOI karena harus melalui mekanisme khusus seperti kongres, kecuali yang bersangkutan mengundurkan diri dari jabatan. "Saya mendukung dilakukannya kongres luar biasa demi efektivitas kinerja KOI. Bahkan, pergantian kepemimpinan itu bisa dilakukan satu paket," katanya, Senin (2/1).

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More