Sabtu 29 Oktober 2016, 13:30 WIB

Taksi Terbang Daring Mulai Dikembangkan

Administrator | Teknologi
Taksi Terbang Daring Mulai Dikembangkan

UBER

SEJAK hadir pada 2014, layanan jasa transportasi melalui aplikasi teknologi dengan cepat membiak di berbagai kota utama dunia sekaligus memancing kontroversi.

Beragam inovasi dilakukan setiap perusahaan untuk melayani dan menambah pelanggan setia mereka. Uber, salah satunya. Perusahaan pembuat aplikasi itu berencana meningkatkan pelayanan dengan membuka jasa transportasi di udara.

Dilansir dari Autoblog, Uber tengah merancang pesawat berjenis VTOL (vertical take-off and landing) untuk mengurangi kemacetan di kota-kota sibuk. Selain biaya yang diperkirakan lebih murah, perjalanan akan lebih cepat, khususnya untuk perjalanan jarak jauh.

Hal itu disebabkan pesawat tidak perlu terkena macet dan bisa memotong perjalanan yang tentunya meningkatkan nilai efi siensi. Perusahaan yang bermarkas di San Francisco, Amerika Serikat, itu mengatakan layanan tersebut masih dalam tahap konsep. Namun, mereka yakin dapat mewujudkannya dalam waktu yang tidak lama lagi.

Uber membayangkan pesawat mereka memakai mesin listrik yang tidak berisik dan ramah lingkungan. Teknologi yang tersedia saat ini membuat visi Uber tersebut masuk akal. Pesawat VTOL juga sudah ada meski saat ini masih menggunakan mesin konvensional dan berukuran besar. Uber merancang pesawat menggunakan mesin listrik yang tidak berisik dan ramah lingkungan.

Mereka juga membayangkan pesawat tersebut punya kemampuan autopilot untuk mengurangi risiko kesalahan manusia. Nantinya, akan dibuat juga sarana pengisian ulang baterai di helipad yang sudah ada atau tempat parkir khusus untuk pesawat tersebut.

Menurut kepala bagian produk Jeff Holden, meski semuanya dimungkinkan, banyak juga tantangan yang harus diatasi. Tantangan tersebut antara lain pembuatan pesawat yang terjangkau tapi andal, pelatihan pilot, persetujuan regulator, dan baterai yang kuat tapi ringan.

"Kendala operasional terbesar menjalankan armada VTOL di perkotaan ialah minimnya lokasi yang pas untuk membangun tempat pendaratan," kata Holden. "Bahkan jika VTOL diizinkan terbang hari ini, banyak kota tidak mempunyai lokasi untuk lepas landas dan mendarat yang layak yang memungkinkan kendaraan semacam ini beroperasi dalam skala besar," ujarnya.

Uber bukanlah perusahaan pertama yang mengumumkan rencana untuk mengembangkan taksi di udara. Perusahaan Airbus juga tengah menyiapkan transportasi online (daring) dengan menciptakan taksi terbang yang disebut City Airbus, yang dinamai Vahana. Nantinya penumpang dapat memesan pesawat itu melalui ponsel pintar mereka. Pengujian prototipe akan dimulai pada 2017 dan Airbus berharap model yang siap jual dapat dipasarkan pada 2020. Pesawat itu diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat khususnya di udara. (Uber.com/Dailymail.co.uk/Grt/L-2)

Baca Juga

Unsplash/ Amu Baugess

Google Hadirkan Dinosaurus ke Dunia Nyata via AR

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Juli 2020, 13:15 WIB
Ketika mencari kata kunci "dinosaurus" atau "dinosaur" di mesin pencari Google Search, akan muncul hasil pencarian yang...
Antara/Raisan Al farisi

Bantu Pembelajaran Jarak Jauh, Gredu Rilis Fitur Baru

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 02 Juli 2020, 00:27 WIB
Chief Technology Gredu Mochammad Fachri mengatakan, fitur itu dikembangkan berdasarkan permasalahan yang terjadi dalam pembelajaran jarak...
Dok. Tokocrypto

Tokocypro dan Binance Resmi Luncurkan Mata Uang Kripto BIDR

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Selasa 30 Juni 2020, 19:38 WIB
Tokocrypto resmi meluncurkan Binance IDR (BIDR), mata uang stablecoin kripto berbasis rupiah yang dapat diperdagangkan dengan aset kripto...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya