Kamis 27 Oktober 2016, 19:14 WIB

Gerindra Sepakat Parliamentary Threshold 3,5%

Al Abrar | Politik dan Hukum
Gerindra Sepakat Parliamentary Threshold 3,5%

MI/Susanto

 

PARTAI Gerindra sepakat dengan usulan pemerintah soal ambang batas parlemen (Parliamentary Threshold) 3,5%. Alasannya, agar memberikan kesempatan partai baru untuk duduk di kursi parlemen.

"Bagi Gerindra, semakin banyak yang memperjuangkan kepentingan rakyat semakin baik," Kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ahmad Riza Patria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (27/10).

Riza, sapaan karibnya ini menjelaskan, setujunya partai besutan Prabowo Subianto itu dengan ambang batas parlemen sebesar 3,5% itu juga lantaran partai berprinsip menjunjung tinggi demokrasi. Kemudian juga Gerindra menginginkan partai politik dapat menyerap aspirasi masyarakat.

Terkait akan membludaknya partai politik di parlemen sehingga disinyalir akan sulit mengambil keputusan. Riza meyakini parlemen tidak akan kesulitan pengambilan keputusan.

"Bagi Gerindra, apapun nanti yang diputuskan kita tidak kesulitan. Kita bersyukur Partai Gerindra sudah ranking 3, tapi kita tidak ingin kepentingan sendiri. Kita memikirkan kepentingan masyarakat dan partai-partai lain," ucapnya.

Dia juga menaksir, jika dalam pembahasan ditetapkan Parliamentary Threshold sebesar 3,5%, jumlah fraksi di parlemen juga akan meningkat.

"Pendapat pribadi saya kisarannya antara 7-12 partai politik," pungkasnya. (MTVN/OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More