Senin 17 Oktober 2016, 12:32 WIB

KPK Ajak Dunia Usaha Cegah Korupsi Korporasi

KPK Ajak Dunia Usaha Cegah Korupsi Korporasi

ANTARA/ANDIKA WAHYU

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menginginkan ada aksi kolaboratif antara pelaku usaha, pemerintah, aparat penegak hukum dan masyarakat dalam mencegah korupsi di korporasi. Pelaku usaha akan menjadi ujung tombak upaya itu mengingat 80% korupsi di Indonesia melibatkan dunia usaha.

"Mari kita duduk bersama mencari solusi dan menghentikan praktik bisnis yang tidak profesional dan tidak berintegritas," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam peluncuran Gerakan Pembangunan Integritas Bisnis 'Profit' di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, Senin.

Menurut dia, pelaku usaha kerap terseret dalam sejumlah kasus korupsi yang melibatkan penyelenggara negara dan penegak hukum. KPK mencatat setidaknya ada 146 pelaku korupsi berasal dari sektor swasta.

Alexander menjelaskan tindak pidana korupsi yang umumnya terjadi melibatkan dunia usaha dan pemerintah sebagai regulator, yakni pelaku usaha memberikan uang kepada penyelenggara negara karena merasa birokrasi perizinan usaha dipersulit. Sementara itu pihak regulator tak menolak, bahkan meminta pungutan atau uang pelicin

"Kedua kebutuhan dari masing-maising pihak itu menjadikan lingkaran korupsi tidak ada habisnya.," cetusnya.

Karena itu, KPK berharap gerakan yang mengusung logo Profit (profesional berintegritas) itu menjadi langkah awal pencegahan korupsi di sektor bisnis, menciptakan iklim dunia yang sehat, membangun praktik bisnis berintegritas yang berdampak positif pada tata kelola pemerintahan.

Profit disusun dan dikembangkan forum berbagai pemangku kepentingan yang terdiri atas Ditjen Bea Cukai, Ombudsman RI, Kementerian Kesehatan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, SKK Migas, Kementerian Pertanian, Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, Transparansi International Indonesia, ICW, serta asosiasi pengusaha. (Ant/X-12)

Baca Juga

Antara/Mohammad Ayudha

Bawaslu : Kampanye Hari Kedua Pilkada 2020 Masih Kondusif

👤Indriyani Astuti 🕔Minggu 27 September 2020, 21:24 WIB
"Belum ada temuan dan laporan kejadian menonjol," ujar...
DOK BPIP

BPIP Beri Advokasi Positif untuk Pegiat Kampung di Lumajang

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 27 September 2020, 21:04 WIB
Salah satu tradisi dan budaya yang diangkat oleh kampung tematik ini adalah tradisi gotong royong dan kerja sama antar pegiat...
Antara

Pengamat: Tunda Pilkada Serentak atau Ubah Cara Pilih

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 27 September 2020, 19:45 WIB
DESAKAN penundaaan Pilkada Serentak 2020 masih terus bergulir setelah 2 organisasi besar keagamaan yaitu NU dan Muhammadiyah kompak meminta...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya