Selasa 11 Oktober 2016, 18:34 WIB

Status Kebakaran Lembah Seulawah Naik Menjadi Darurat

Ferdian Ananda Majni | Nusantara
Status Kebakaran Lembah Seulawah Naik Menjadi Darurat

ANTARA

 

PEMERINTAH Kabupaten Aceh Besar meningkatkan status kebakaran hutan lindung dan lahan di kawasan Lembah Seulawah menjadi darurat. Pasalnya, kebakaran semakin meluas hingga ke perbatasan Kabupaten Pidie.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Zainal Abidin, kepada Media Indonesia, Selasa (11/10), mengatakan, sebelumnya telah ditetapkan status waspada, tetapi karena kebakaran semakin meluas kini ditingkatkan menjadi darurat.

"SK peningkatan itu mungkin hari ini sudah ditandatangani bupati karena sejak kemarin sudah kami sampaikan jika kondisi di lapangan meningkat," katanya.

Ia mengatakan, pihak BPBD Aceh Besar mengajukan peningkatan status karena semakin meluasnya areal hutan yang terbakar meski telah dilakukan penanganan serius sejak sebulan terakhir.

Menurut dia, kondisi kemarau dan angin kencang membuat jumlah titik api semakin bertambah.

"Sejak sebulan telah dilakukan upaya pemadaman yang maksimal, tapi karena faktor cuaca, prosesnya tidak berjalan sesuai rencana. Angin juga memperparah sebaran titik api," sebutnya.

Meski demikian, ia tetap berupaya agar proses pemadaman bisa berjalan optimal dengan penambahan unit pemadam kebakaran (damkar) dan personel di lapangan. Walau bukan jaminan api bisa segera dipadamkan, mengingat sulitnya jangkauan titik api.

"Struktur pegunungan terjal tidak landai. Ada api yang berada jauh di lembah-lembah sehingga dengan menggunakan selang damkar juga tidak
sampai menjangkau lokasi. Titik apinya juga terdapat di tengah hutan," sebutnya.

Ratusan hektare hutan lindung dan lahan yang berada di kabupaten Aceh Besar terbakar parah sejak sebulan lalu menyusul kemarau panjang yang melanda kawasan tersebut.

Sementara itu, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran di Aceh Besar. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More