Selasa 11 Oktober 2016, 18:12 WIB

Pertamina EP Tertibkan Sumur Minyak Ilegal di Musi Banyuasin

Dwi Apriani | Nusantara
Pertamina EP Tertibkan Sumur Minyak Ilegal di Musi Banyuasin

ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

 

BANYAKNYA warga yang melakukan pengeboran ilegal dengan menggunakan sumur-sumur minyak di Kabupaten Musi Banyuasin membuat Musi Pertamina EP Asset 1 Ramba Field mengambil tindakan tegas. Upaya yang mereka lakukan yakni dengan menertibkan sumur-sumur ilegal di wilayah kerjanya tersebut.

Manajer Humas PT Pertamina EP, Muhammad Baron, mengatakan, penertiban tersebut dilakukan selama lima hari mulai dari 9-13 Oktober 2016. "Ada 104 sumur yang dikelola secara ilegal, dan saat ini bertahap akan kita tertibkan," jelasnya.

Ia mengungkapkan, sebelum melakukan eksekusi penertiban sumur tua yang berada di wilayah kerja Pertamina EP, pihaknya telah melakukan sosialisasi. Baik kepada instansi terkait, atau pun kepada warga di sekitar wilayah kerjanya.

Menurutnya, penertiban tersebut merupakan hal penting yang dilakukan Pertamina EP mengingat dampak kerugian yang ditimbulkan sangat besar. Kerugian bukan hanya dialami Pertamina EP, melainkan juga bagi penambang ilegal jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

Menurut dia, dampak kerusakan lingkungan juga kian mengkhawatirkan dengan adanya illegal drilling tersebut. Salah satu contoh, Sumur 118 Field Ramba sejauh ini sudah menghasilkan lebih dari 2.000 ton limbah yang mencemari lingkungan.

Limbah dan pencemaran lingkungan ini, lanjut Baron, tentu sangat membahayakan, terutama bagi makhluk hidup, seperti tumbuhan, hewan, bahkan manusia yang melakukan cocok tanam di sekitar area sumur.

Bermula dari permasalahan limbah dan pencemaran lingkungan itu, Pertamina mau tidak mau harus mulai melakukan penertiban. Tahap pertama, Pertamina hanya fokus menertibkan sumur yang berada di wilayah kerja Pertamina saja.

Dalam penertiban 9-13 Oktober, tim dibagi menjadi lima kelompok, terdiri atas gabungan aparat dan pemerintah daerah yang akan dibagi menjadi lima tim. Ada tim yang bertugas di Mangun Jaya, dan ada yang di Keluang.

"Kami bagi lima kelompok agar lebih efektif dan cepat. Hasilnya hari pertama 23 sumur berhasil ditertibkan, dan pada hari kedua hingga siang ada 11 sumur menyusul berhasil ditertibkan. Ada total 104 sumur yang harus ditertibkan di Mangunjaya dan Keluang dan kami yakin akan selesai hingga hari terakhir nanti," katanya.

Sumur-sumur yang sudah berhasil ditertibkan akan kembali dioperasikan oleh PT Pertamina EP Asset 1 Ramba Field. Namun, pihak Pertamina akan memilah sumur mana yang masih memiliki nilai ekonomi untuk dioperasikan.

"Sebab, tidak semua sumur bisa kembali dioperasikan mengingat, produksi minyak yang dihasilkan kurang ekonomis. Jika secara hitungan bisnis rugi tentu tidak akan dioperasikan oleh Pertamina," tandasnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More