Selasa 11 Oktober 2016, 16:14 WIB

Mahar Pengikut Dimas Kanjeng di Brebes Capai Rp15 Miliar

Supardji Rasban | Nusantara
Mahar Pengikut Dimas Kanjeng di Brebes Capai Rp15 Miliar

MI/Abdus Syukur

 

KASUS penggandaan uang yang dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Probolinggo, Jawa Timur, berbuntut ke banyak daerah di Indonesia.

Di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah jumlahnya diduga mencapai puluhan orang, dengan dana tersetor hingga Rp15 miliar. Namun demikian korban hingga kini para korban masih menutup mulut rapat-rapat.

Seorang teman dari salah satu korban Taat Pribadi, Slamet Dhofir, menyebut dari penuturan salah satu warga Brebes yang pernah mencoba ikut menggandakan uangnya diketahui jumlah pengikut Dimas Kanjeng cukup banyak. Para murid Dimas Kanjeng di Brebes ditugaskan menggaet korban.

"Yang ikut ke Probolinggo saya tidak tahu, tapi yang sudah menyetorkan uangnya sampai puluhan orang. Kebanyakan dari Kecamatan Bulakamba," ujar Slamet, hari ini.

Para korban penggandaan uang itu, kata Slamet, umunya tidak mau menceritakan masalah tersebut kecuali dengan orang tertentu. "Masih pada tutup mulut, mungkin malu juga. Kata teman saya kalau dihitung setoran dari Brebes sampai Rp15 miliar, tidak melalui satu orang," ucapnya.

Tiga orang warga Desa Rancawuluh Kecamatan Bulakamba dikabarkan baru pulang ke kampung halaman setelah ikut Dimas Kanjeng di Probolinggo sejak 2011 silam. Mereka masih satu keluarga, yakni Makdum,52, dan kedua anaknya Tosim,24, dan Fatimah,28.

"Mereka adalah warga kami, baru pulang dari Probolinggo. Sekarang sudah di rumah tapi belum mau ditemui siapapun," ujar Kepala Desa Rancawuluh Edi Supriadi.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More