Jumat 07 Oktober 2016, 02:05 WIB

Cibinong Mulai Mengarah ke Hunian Vertikal

(Mus/S-2) | Ekonomi
Cibinong Mulai Mengarah ke Hunian Vertikal

DOK PIKKO

 

PENGEMBANGAN di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai mengarah ke hunian vertikal. Kepala Dinas Tata Ruang dan Pertanahan Kabupaten Bogor Joko Pitoyo mengatakan saat ini sudah ada pengajuan 17 perizi nan untuk pembangunan apartemen di Cibinong. “Sebanyak 12 sedang diproses perizinannya dan dua sudah disetujui,” ujarnya di Cibinong, kemarin. Pengembangan hunian vertikal, menurut dia, dapat menghemat lahan lebih banyak. Sebagai contoh, dari 1,5 ha lahan, hanya dapat dibangun 60 unit rumah tapak. Sementara itu, hunian vertikal dapat mencapai 1.500 unit.

“Backlog di Kabupaten Bogor saat ini sekitar 250 ribu sehingga kita mengundang investor yang ingin berinvestasi di sektor properti untuk masuk,” ujarnya. Salah satu apartemen di Cibinong yang pembangunannya sudah disetujui ialah The Avenue Residences di Jalan Cikaret Nomor 10, Cibinong. Pada kesempatan sama, Project Director The Avenue Residences Ranto mengatakan Cibinong akan menjadi kota metropolitan baru di luar Jakarta. “Ada potensi besar dengan kepadatan Jakarta maka orang-orang mulai beralih ke kota satelit salah satunya Cibinong.”

Apartemen yang akan dibangun pada kuartal pertama 2017 itu ditargetkan selesai di akhir 2018. “Akan ada 1.500 unit dengan tinggi 25 lantai dan juga sekitar 8.000 m2 akan dibangun untuk pusat perbelanjaan makanan dan minuman. Proyek dengan kapitali sasi sebesar Rp900 miliar kita investasikan dengan harapan bisa memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan penghuni,” ujarnya.

Harga unit yang ditawarkan mulai Rp225 juta untuk tipe studio hingga Rp750 juta untuk tipe dua kamar. Ranto menjelaskan target pasar untuk penjualan apartemen itu ialah para pegawai asing yang bekerja di sekitar Cibinong dan para pendatang dari kota-kota sekitar Cibinong. “Dengan adanya apartemen ini kami rasa dapat diterima pasar dengan baik karena harga yang terjangkau bila dibandingkan dengan fasilitas yang kami tawarkan.” (Mus/S-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More