Rabu 28 September 2016, 15:55 WIB

Palapa Ring Beroperasi Akhir 2018

Dero Iqbal Mahendra | Ekonomi
Palapa Ring Beroperasi Akhir 2018

ANTARA

 

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan proyek Palapa Ring akan rampung dan beroperasi akhir 2018. Program pembangunan serat optik yang menjangkau berbagai daerah terpencil itu terbagi menjadi tiga wilayah: barat, tengah, dan timur.

"Jadi, pada 2019 semua Ibu Kota kabupaten dan kota telah terhubung dengan broadband,” kata Rudiantara di Jakarta, Rabu (28/9).

Proyek Palapa Ring merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membangun ketersediaan layanan jaringan serat optik sebagai tulang punggung sistem telekomunikasi nasional yang menghubungkan seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Proyek itu sempat terhenti sejak 10 tahun lalu untuk mendapatkan struktur yang tepat dalam pelaksanannya.

Proyek ini akan membangun infrastruktur jaringan tulang punggung serat optik nasional di daerah-daerah nonkomersial demi pemerataan akses pitalebar (broadband) di Indonesia. Proyek Palapa Ring Paket Barat, contohnya, akan menjangkau wilayah Provinsi Riau, Kepulauan Riau (sampai dengan Pulau Natuna) dan Kalimantan Barat dengan total panjang kabel serat optik sekitar 2.000 km.

Jika proyek ini sukses, Rudiantara yakin masyarakat dapat menikmati kecepatan akses data yang lebih merata. Saat ini, kesenjangan kecepatan pengunduhan data di Jakarta mencapai 7 megabyte per detik, sedangkan di wilayah timur hanya 300 kilobyte per detik.

Tak hanya itu, pemerintah juga akan mengatur tarif akses data yang dipatok oleh operator. Rudi mengaku tak akan menerapkan tarif atas dan bawah agar terjadi kompetisi. Pemerintah masih berdiskusi dengan industri telekomunikasi untuk merumuskan kebijakan yang tepat jika proyek ini sudah berjalan sepenuhnya. (X-12)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More