Rabu 28 September 2016, 12:06 WIB

Sidak Amnesti Pajak, Jokowi Yakin SPH Tembus Rp3.000 Triliun

Desi Angriani | Ekonomi
Sidak Amnesti Pajak, Jokowi Yakin SPH Tembus Rp3.000 Triliun

ANTARA FOTO/Andika Wahyu

 

PRESIDEN Joko Widodo melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah kantor pajak jelang akhir periode pertama amnesti pajak. Mendapati sejumlah kantor pajak penuh sesak, Presiden optimistis Surat Pernyataan Harta (SPH), Rabu (28/9), tembus Rp3.000 triliun.

"Saya kira bisa menembus 3 ribu, hari ini bisa tembus 3 ribu," ujar Presiden di KPP Padya, Gambir, Jakarta, Rabu (28/9).

Jokowi mengatakan, saat ini, SPH sudah menembus Rp2.700 triliun dengan rincian, deklarasi luar negeri sebesar Rp665 triliun, deklarasi dalam negeri Rp1.717 triliun, dan repatriasi Rp128 triliun. Itu merupakan angka terbesar sepanjang program amnesti pajak di dunia.

"Kalau hari ini sudah Rp2.700 triliun deklarasi dan repatriasi sebuah angka yang sangat besar sekali, bandingkan dengan tax amnesti di negara lain ini angka gede ini pun," ungkap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Presiden pun mengapresiasi antrean masyarakat Indonesia yang melakukan deklarasi dan repatriasi hartanya hari ini. Kesadaran dan kepatuhan wajib pajak ini, sambungnya, harus menjadi momentum reformasi perpajakan di Indonesia.

"Momentum seperti ini harus dimanfaatkan sehingga nanti pada babakan yang kedua ada undang-undang KUP, UU PPH ini yang harus dimulai dikerjakan," tandasnya. (MTVN/OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More