Selasa 30 Agustus 2016, 21:20 WIB

Eiger Gelar Black Borneo Expedition 2016

Briyan Bodo Hendro | Humaniora
Eiger Gelar Black Borneo Expedition 2016

ANTARA

 

KAWASAN hutan hujan tropis Kalimantan dikenal sebagai hutan tropis terbesar di dunia selain Amazon di Amerika Selatan. Oleh dunia internasional, hutan Kalimantan, dikenal sebagai salah satu paru-paru dunia.

Dengan karakteristik yang dimiliki, hutan hujan tropis Kalimantan seperti misteri yang mengundang keingintahuan. Salah satu produsen merek perlengkapan kegiatan luar ruang Indonesia, Eiger, tergerak untuk menjelajahi wilayah yang belum banyak terjamah di dataran Borneo tersebut. Lewat Black Borneo Expedition 2016, Eiger Adventure Service Team (EAST) akan meretas jalur di wilayah Gunung Beriun, Kalimantan Timur.

"Dinamakan ‘Black Borneo’ karena tim ini akan menjelajahi bagian yang diperkirakan jarang dijamah manusia atau lebih dikenal sebagai wilayah ‘hitam’," jelas Galih Donikara, pegiat alam bebas yang juga salah satu anggota EAST, di Bandung, Senin (29/8).

Menurutnya, terdapat sejumlah area hutan hujan tropis Kalimantan yang belum tereksplorasi. "Maka itu, tim ini berusaha untuk mengenali karakteristik dan mengeksplorasi alam sekitar,” tambahnya.

Gunung Beriun termasuk dalam sub kawasan pegunungan kapur (karst) Sangkulirang yang meliputi Batu Gergaji, Batu Tutunambo, Batu Tondoyan, dan Batu Pangadan. Black Borneo Expedition rencananya akan membuka jalur menuju puncak Gunung Beriun.

"Dengan terbukanya jalur menuju puncak Gunung Beriun, diharapkan akan membuka peluang dan mempermudah langkah untuk penelitian-penelitian lanjutan di kawasan ini,” ujar Djukardi ‘Bongkeng’ Adriana, pendaki senior yang tergabung dalam tim ekspedisi.

Media Indonesia dan Metro TV rencananya akan turut serta dalam ekspedisi yang berlangsung dari 1-20 September 2016. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More