Jumat 26 Agustus 2016, 02:40 WIB

Vidi Aldiano Lagu untuk Penderita AIDS

Indriyani Astuti | Hiburan
Vidi Aldiano Lagu untuk Penderita AIDS

MI/ATET DWI

 

PENYANYI solo Indonesia, Oxavia Aldiano atau yang kemudian dikenal dengan nama Vidi Aldiano, 26, merilis album ketiga setelah penantian panjang selama lima tahun. Salah satu lagu dalam album Persona, ia dedikasikan untuk penderita HIV/AIDS. "Jadi beberapa lagu di album ini saya bekerja sama dengan beberapa yayasan, salah satunya yayasan AIDS Indonesia. Nah, salah satu lagu judulnya Membiasakan Cinta itu saya dedikasikan untuk para penderita AIDS," kata Vidi saat peluncuran album di kawasan Kemang, Jakarta, Rabu (24/8).

Dia menambahkan lagu itu sedianya mampu memberi semangat agar sesama manusia mengurangi diskriminasi terhadap penderita HIV/AIDS. "Saya percaya orang-orang Indonesia akan berhenti melakukan diskriminasi dengan cinta. Cinta itu hadir juga butuh waktu agar terbiasa," jelas lelaki lulusan Berklee College of Music dan University of Manchester itu. Dari 10 lagu dalam album Persona, 9 lagu lainnya merupakan representasi emosi dan karakter Vidi selama 7 tahun berkarya. "Persona itu berasal dari kata personal bahasa latin. Berasal dari cerita pribadi saya. Persona sendiri artinya karakter atau topeng. Jadi, di sini banyak sekali karakter yang saya tampilkan selama 7 tahun saya berkarya di industri musik saat manggung, membuat musik, saya mengeluarkan sembilan persona, yakni disgust, joy, hope, peace, courage, anger, fear, sadness, dan love," ungkap penyanyi yang namanya melejit setelah meluncurkan single Nuansa Bening yang dipopulerkan oleh Keenan Nasution.

Curhat
Album Persona merupakan curhatnya selama perjalanan kariernya di dunia musik, mulai ditolak oleh beberapa label hingga akhirnya memiliki label sendiri. "Track satu itu judulnya Bestari, yang merupakan awal cerita saya masuk industri musik yang sempat ditolak beberapa label hingga akhirnya saya bikin label sendiri," katanya. Ia mengaku album ini merupakan karya terbesarnya selama berkarier. Selain karena pemilihan tema, ini juga merupakan project pertama dari label musik yang dibentuknya sendiri, VA Records.

"Ini merupakan karya terbesar saya selama hidup. Album ini benar-benar Vidi banget. Ini karya pertama label saya sendiri." Dia mengaku sejak lama memiliki keinginan untuk menjadi pengusaha. Untuk itu dia berusaha menjodohkan antara keinginan terbesarnya yang ada di dunia musik dan cita-citanya menjadi pengusaha. Alhasil dirinya membuat usaha sendiri di bidang yang dicintainya. Dia juga mendaur ulang beberapa lagu dari penyanyi kenamaan Indonesia, seperti Kau yang pernah dilantunkan Chandra Darusman dan juga lagu Aku Cinta Dia yang dinyanyikan Chrisye.

Tak hanya karya dalam bentuk audio, kali ini Vidi melakukan terobosan baru dengan merilis karya ilustrasi visual dalam bentuk buku dengan judul yang sama. Pesona Art Book bekerja sama dengan 36.500 ilustrator yang tergabung dalam Kreavi.com. "Yang mengurusi ialah pihak Kreavi yang memang sudah jago dalam membuat tantangan. Ini juga pertama kali mereka bekerja sama dengan industri musik, begitu juga saya, pertama kali bekerja dengan industri selain musik. Jadi, buat saya tantangan yang kemarin berhasil, terpilih 31 ilustrator. Ini merupakan sesuatu hal yang baru juga. Karena saya belum pernah mengeluarkan karya dalam bentuk visual apalagi bentuknya art book," ungkap ungkap pria berdarah Tionghoa-Minangkabau ini. (Alfi Rahmat Faisal/H-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More