Selasa 16 Agustus 2016, 08:59 WIB

Tontowi/Liliyana Tinggal Selangkah Lagi Raih Emas di Olimpiade Rio

Antara | Olahraga
Tontowi/Liliyana Tinggal Selangkah Lagi Raih Emas di Olimpiade Rio

AP/Kin Cheung

PASANGAN ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menegaskan bahwa target mereka adalah medali emas Olimpiade 2016 sehingga belum waktunya untuk bersenang-senang dulu dengan kemenangan pada semifinal.

"Kami tidak ingin larut dalam kemenangan di semifinal ini karena masih ada partai final,'' kata Liliyana yang bersama Tontowi berhasil mengalahkan unggulan pertama Zhang Nan/Zhao Yunlei dari China 21-16, 21-15 pada babak semifinal bulu tangkis ganda campuran Olimpiade ke-31 di Rio de Janeiro, Brazil, Senin (15/8) malam (Selasa pagi WIB).

Senada dengan Liliyana, Tontowi mengatakan bahwa fokus mereka adalah medali emas Olimpiade, sehingga harus tetap mempersiapkan diri lagi meskipun sudah menang melawan unggulan pertama.

"Kami tidak boleh sombong dulu, pertandingan final akan lebih berat," kata Tontowi.

Final ganda campuran bulu tangkis Olimpiade 2016 ini akan mempertemukan pasangan peringkat tiga dunia itu dengan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Coh Liu Ling, yang pada semifinal juga mengalahkan pasangan China Xu Chen/Ma Jin 21-12, 21-19.

Liliyana sendiri menilai pasangan Malaysia yang tersebut tetap sebagai lawan yang kuat dan juga sedang dalam performa terbaiknya di Olimpiade ini.

"Meskipun dalam rekor pertemuan kami lebih sering menang, tapi kami harus tetap fokus dan mempersiapkan diri sebaik-baiknya," kata Liliyana yang sudah tiga kali tampil di Olimpiade tersebut.

Final ganda campuran akan berlangsung Rabu 17 Agustus mendatang di arena Riocentro, Rio de Janeiro.

Lolosnya Tontowi/Liliyana ke final setidaknya sudah memastikan Indonesia meraih medali, minimal perak, karena pada Olimpiade London 2012 bulu tangkis Indonesia tidak meraih satu pun medali.(X-11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More