Selasa 05 Juli 2016, 17:48 WIB

Teror Bom di Madinah Ganggu Ketenangan Umat Beragama

Al Abrar/ MTVN | Politik dan Hukum
Teror Bom di Madinah Ganggu Ketenangan Umat Beragama

Courtesy of Noor Punasiya via AP

 

WAKIL Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Rofi Munawar berpendapat, teror bom yang terjadi di Madinah dan dua tempat lainnya di Arab Saudi, telah mengusik ketenangan umat beragama.

Dia juga menilai, ledakan bom yang berjarak sekitar 400-500 meter dari Komplek Mesjid Nabawi tersebut semakin menggambarkan bahwa teror tidak lagi mengenal tempat dan waktu. Hal itu karena dilakukan di salah satu pusat kegiatan ibadah umat Islam dan menjelang Idul Fitri.

"Kekerasan ini telah menyentuh pusat aktivitas agama umat Islam yang sangat sensitif. Pemerintah Arab Saudi khususnya, dan komunitas internasional umumnya, perlu usaha yang serius untuk mencegah beragam aksi lanjutan yang mungkin terjadi. Karena teror ini, sesungguhnya, merupakan upaya dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menciptakan ketakutan secara massif dan terencana,'' kata Rofi melalui siaran Persnya di Jakarta, Selasa (5/7).

Selain itu, Rofi menilai kejadian bom tersebut sebagai bentuk penyerangan terhadap area vital umat Islam, sebagaimana yang terjadi pula di Palestina dengan ragam terornya terhadap keberadaan Masjid Al-Aqsha.

Dia berpendapat, tentu aksi-aksi teror terhadap pusat aktivitas umat Islam ini akan sangat berbahaya dan berdampak buruk.

"Kekerasan melalui teror bom dan aksi penembakan di dunia, semakin massif akhir-akhir ini. Ironisnya kini bukan hanya menyasar objek vital atau fasilitas publik namun juga pusat kegiatan umat agama. Konteks dan motifnya sudah semakin kompleks," ujar politikus PKS ini.

Diketahui, bom bunuh diri Madinah terjadi tidak berselang lama dari aksi teror di Bangladesh dan renteten bom di Turki sebelumnya.

Sejauh ini Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi telah merilis identitas Pelaku bom bunuh diri sebelumnya di Jeddah sebagai Abdullah Kolzar Khan, seorang Warga Negara (WN) Pakistan.

"Jika diperhatikan secara seksama, kejadian tersebut seperti serial yang memiliki keterkaitan satu dengan yang lain. Saya harap juga media memberitakan kejadian ini secara proporsional dan berdasarkan nilai-nilai fairness (keadilan)," jelasnya.(X-11)

Baca Juga

DOK DPR RI

KPPA Harus Deteksi Anak Terpapar Covid-19 di Indonesia

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 10 April 2020, 17:00 WIB
Yandri menyampaikan, saat ini kasus positif virus korona sebanyak 3.293 pasien. Dari data tersebut, KPPPA harus mampu mendeteksi jumlah...
DOK DPR RI

Ciptakan Stabilitas Harga, Bulog Diminta Gelar Operasi Pasar

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 10 April 2020, 15:25 WIB
Menjelang Ramadan dan Idul Fitri ini, jangan sampai ada pihak spekulan yang mengambil keuntungan besar dalam kondisi seperti...
Antara

Jokowi: Mari Hadapi Pandemi Ini dengan Kebersamaan

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 10 April 2020, 14:52 WIB
Menurut Presiden, pandemi yang dihadapi ini merupakan ujian berat bagi bangsa yang memerlukan kebersamaan, gotong-royong, dan disiplin...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya