Selasa 07 Juni 2016, 22:34 WIB

Disenggol Truk Bermuatan Batu, Dua Pengendara Motor Tewas

Antara | Nusantara
Disenggol Truk Bermuatan Batu, Dua Pengendara Motor Tewas

Ilustrasi

 

SATUAN Lalu Lintas Polres Situbondo, Jawa Timur, menangani kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan dua pengendara sepeda motor tewas akibat terlindas truk bermuatan batu hasil pertambangan yang diduga ilegal.

"Kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan dua pengendara sepeda motor berboncengan meninggal dunia itu terjadi di jalan raya Pantura Situbondo, tepatnya di Kecamatan Bungatan," ujar Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Situbondo AKP Evon Fitrianto di Situbondo, Selasa (7/6).

Satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan satu lainnya meninggal di Rumah Sakit Daerah Besuki.

Ia mengemukakan, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk bernomor polisi M-8627-UV bermuatan material batu dengan sepeda motor bernomor polisi P-6154-SH, bermula saat kedua kendaraan sama-sama melaju dari arah Surabaya menuju Banyuwangi.

Ketika keduanya hendak mendahului kendaraan di depannya tiba-tiba pengendara sepeda motor yang juga menyalip truk tersebut tersenggol dan terjatuh hingga terlindas truk bermuatan material batu itu.

Akibat kecelakaan tersebut, kata dia, pengendara sepeda motor yang berboncengan asal Perumahan Sumber Permai Blok 11, Desa Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, itu meninggal dunia.

"Korban meninggal yang diduga anak dan orangtua, yakni Zulqornain Raka, 16, yang mengendarai sepeda motor, dan Dewi Sri Endang Fujiowati, 39," katanya.

Menurut Evon, dari keterangan pengemudi truk material batu Totok Imam Subroto, warga Desa Seliwung, Kecamatan Panji, Situbondo, pengendara sepeda motor tersebut juga ikut mendahului saat truk yang dikemudikannya hendak mendahului kendaraan lain di depannya.

Karena tidak mengetahui di samping kanan truk pengendara sepeda motor turut mendahului, pengendara sepeda motor menyenggol bagian kanan truk dan terjatuh sehingga tertabrak.

"Kami sudah mengamankan dua kendaraan yang terlibat kecelakaan itu guna penyidikan lebih lanjut. Sedangkan dua korban masih berada di Ruang Jenazah RSD Besuki," tuturnya.

Kasat Lantas Polres Situbondo mengimbau kepada semua pengguna jalan untuk terus berhati-hati saat berkendara di jalan raya Pantura Situbondo, mengingat volume kendaraan di jalur itu akan terus bertambah ramai menjelang arus mudik Lebaran.

"Kendaraan truk material juga harus berhati-hati saat berkendara karena muatannya berat. Sebaliknya pengendara lain juga berhati-hati dan megutamakan keselamatan saat berkendara," ujarnya. (Ant/OL-5)

Baca Juga

MI/Alexander P.Taum

Bupati Sikka Relakan Rumdinnya Jadi Area Karantina KM Lambelu

👤Alexander P. Taum 🕔Rabu 08 April 2020, 00:56 WIB
Sebanyak 233 orang akan dikarantina di rumah dinas Bupati Sikka menyusul ditemukannya 3 orang positif terinfeksi covid-19 di kapal yang...
MI/ Alexander P Taum

Frustasi, Penumpang KM Lambelu Nekat Terjun ke Laut

👤Alexander P Taum 🕔Rabu 08 April 2020, 00:40 WIB
Mereka nekat melakukan itu dipicu keputusan Bupati Sikka Fransiskus Robertto Diogo yang melarang KM Lambelu merapat ke pelabuhan laut...
MI/ Alexander P Taum

Tiga ABK KM Lambelu Positif Virus Korona

👤Palce Amalo 🕔Rabu 08 April 2020, 00:20 WIB
Saat ini kapal tersebut sudah diperbolehkan merapat ke dermaga untuk menurunkan sekitar 233...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya