Rabu 08 Juni 2016, 03:20 WIB

Satkamla Tangkap Kapal Pengangkut Kayu

Administrator | Nusantara
Satkamla Tangkap Kapal Pengangkut Kayu

ANTARA FOTO/Zabur Karuru

 

SATUAN Keamanan Laut Komando Armada Kawasan Timur menangkap Kapal MV Bali Gianyar bermuatan 238 kontainer campuran, di alur Pelabuhan Barat Surabaya. Dokumen kapal dan muatannya diduga bermasalah. “Untuk sementara, kapal dan muatannya kami tahan,” kata Komandan Pangkalan Utama TNI-AL V, Brigjen TNI (Mar) Rudy Andi Hamzah, Selasa (7/6). Ke-238 kontainer muatan kapal itu terdiri dari 112 kontainer kosong, 88 kontainer kayu jati, dan 38 kontainer berisi barang campuran. Penangkapan kapal MV Bali Gianyar terjadi pada 3 Juni. Lantamal V mendapat inforamsi adanya pengangkutan hasil hutan berupa kayu jati yang berasal dari Kabupaten Baubau, Sulawesi Tenggara, menuju Surabaya.

Pengejaran pun dilakukan. Kapal bisa didekati saat berada di selatan Ujung Slemprit. Dalam pemeriksaan, terungkap Kapal MV Bali Gianyar merupakan milik PT Salam Pasifi c Indonesia Lilne, dengan na khoda Prasidi Utoyo. “Indikasi adanya pelanggaran terlihat dari tidak adanya faktur angkut kayu olahan sebagai kelengkapan dokumen
surat keterangan sahnya hasil hutan,” lanjut Rudy. Pelanggaran lain, yaitu dokumen asal usul hasil hutan yang berupa surat keterangan tanah, tapi tidak diakui BPN. (FL/N-2)

Baca Juga

MI/VICTOR RATU

Hasil Rapid Test Tiga ABK KM Lambelu Positif Korona

👤Palce Amalo 🕔Selasa 07 April 2020, 22:15 WIB
Para penumpang yang sudah dibolehkan turun akan menjalani karantina selama 14 hari di...
Antaranews.com

Citeureup Bogor Masuk Zona Merah Covid-19

👤Antara 🕔Selasa 07 April 2020, 21:30 WIB
Jumlah zona merah Covid-19 di Kabupaten Bogor menjadi sembilan...
MI/John Lewar

Bupati Manggarai Barat Serukan Gunakan Masker, Warga: Stok Kosong

👤John Lewar 🕔Selasa 07 April 2020, 21:08 WIB
"Sudah diimbau ke seluruh masyarakat. Karena virus ini bisa menyerang melalui pernafasan,"...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya