Rabu 08 Juni 2016, 01:50 WIB

Pemkab Purwakarta Sebar Spanduk Ramadan Toleran

Administrator | Nusantara
Pemkab Purwakarta Sebar Spanduk Ramadan Toleran

MI/RAMDANI

 

BANNER (spanduk) berisi pesan ‘Ramadan Toleran’ bertebaran di sudut-sudut Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mulai rumah makan sampai tempat umum. Spanduk tersebut berisi sembilan poin yang memperbolehkan masyarakat umum untuk makan dan minum meskipun pada siang hari selama Ramadan. Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Selasa (7/6), mengatakan Pemerintah Kabupaten Purwakarta tidak akan melarang operasional rumah makan selama Ramadan. “Silakan saja kalau mau buka pada siang hari. Kami tidak akan menutup paksa rumah makan yang buka. Namun, mohon diperhatikan juga kriteria pengunjung yang datang selama bulan suci Ramadan,” kata Dedi di rumah dinas bupati di Purwakarta. Menurut dia, kriteria pengunjung sudah diatur dalam surat edaran yang dicantumkan di spanduk. Kriteria yang dimaksud ialah nonmuslim, orang sakit, perempuan yang sedang menstruasi, hamil, atau menyusui, anak-anak yang belum dewasa, orang yang dalam keadaan sakit, orang yang berada dalam perjalanan (musafir), dan orang yang mengalami sakit ingatan (gila).

Khusus untuk kriteria yang terakhir, Dedi menyiapkan ambulans dan perawat agar dapat segera dibawa ke rumah sakit jiwa. “Kalau orang yang makan dan minum pada siang hari tetapi tidak masuk poin satu sampai delapan, berarti masuk poin kesembilan. Dengan senang hati saya antar ke rumah sakit jiwa,” kata dia.Dengan demikian, dia meminta pengelola rumah makan di Purwakarta agar selektif mempersilakan pengunjung. “Kalau tidak masuk kategori, saya minta untuk tidak dilayani. Kalau masuk salah satu kategori di atas mah, silakan saja,” kata Dedi.

Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menoleransi pengelola rumah makan di mal dan kompleks permukiman dengan catatan harus tertutup dan tidak melayani makan di tempat. “Untuk rumah makan siap saji dan sejenisnya yang berada di tempat khusus ditoleransi selama Ramadan boleh melayani pembeli. Akan tetapi, tidak boleh makan di tempat,” kata Kepala Bidang Penertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Trantibum) Satpol PP Kota Mataram Bayu Pancapati di Mataram. (RZ/AD/MR/ Ant/N-1)

Baca Juga

MI/Rendy Ferdiansyah

Mulai Besok, Gubernur Babel Batasi Penerbangan Sehari Sekali

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Minggu 29 Maret 2020, 12:33 WIB
Kebijakan tersebut diambil Erzaldi untuk menahan arus mobilisasi manusia dalam upaya memutuskan mata rantai penyebaran virus...
AFP/SONNY TUMBELAKA

Minggu Kedua April, Semua PDP Bali Dipindahkan ke RS PTN Jimbaran

👤Arnoldus Dhae 🕔Minggu 29 Maret 2020, 12:20 WIB
Seluruh PDP di Bali akan serentak dipindahkan dan dipusatkan di RSPTN Universitas Udayana minggu kedua April agar  penanganan PDP...
Antara

Pemkab Sukabumi Sterilisasi Akses Masuk di Perbatasan

👤Benny Bastiandy 🕔Minggu 29 Maret 2020, 10:40 WIB
Pemkab Sukabumi mensterilkan orang-orang yang masuk dan juga kendaraannya yang keluar dan masuk ke Sukabumi untuk menekan penyebaran...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya