Sabtu 28 Mei 2016, 08:15 WIB

Cegah Kenaikan Harga, Ubah Skema Pasokan

MI | Ekonomi
Cegah Kenaikan Harga, Ubah Skema Pasokan

Antara/M Agung Rajasa

 

AGAR harga pangan, terutama komoditas tertentu seperti daging dan bawang merah, tidak mengalami kenaikan yang sangat tinggi, hal utama yang perlu dilakukan ialah mengubah rantai pasokan.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Benny Pasaribu seusai rapat bersama Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dan sejumlah kementerian terkait di Kantor Wantimpres, di Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut, Benny menyampaikan, dalam rapat juga dibicarakan skema perubahan rantai pasokan, yakni dengan menugasi Bulog untuk mengoptimalkan keberadaan koperasi pedagang pasar (koppas) maupun koperasi serbausaha.

Optimalisasi koperasi-koperasi bertujuan agar mata rantai pasokan kebutuhan pokok terpangkas dan harga stabil.

Senada, Sekretaris KEIN Putri K Wardhani mengatakan, dengan mengoptimalkan koperasi-koperasi di seluruh Indonesia, tahun depan tidak akan perlu lagi ada satgas-satgas untuk mengendalikan ataupun memantau harga.

"Bila keberadaan koperasi-koperasi tadi dimanfaatkan, paling tidak lonjakan harga tidak akan lebih dari 5%," tuturnya.

Ia mengakui pihaknya telah mengusulkan kepada pemerintah untuk menerbitkan perpres yang mengatur mata rantai itu, yang bersifat permanen, bukan hanya berlaku saat tertentu, seperti bulan puasa dan Lebaran.

Anggota Wantimpres Suharso Manoarfa menambahkan, selama ini, selain pada rantai pasokan, hambatan utama terletak pada perbedaan data pangan di berbagai kementerian/lembaga terkait. Ia mengusulkan pemberlakuan sistem cut of date dan moratorium.

Di lain sisi, menjelang Ramadan dan Idul Fitri, pemerintah mengimpor sejumlah bahan pangan. Selain 2.500 ton bawang merah, pemerintah juga memutuskan mengimpor 10 ribu ton daging.

Menurut Wapres Jusuf Kalla, daging paling mendesak diimpor, karena kebutuhan masyarakat akan daging tinggi saat puasa dan Lebaran.

"Saat Ramadan, orang tidak butuh beras banyak. Yang tiba-tiba naik itu kan yang dibutuhkan bersamaan, telur, ayam, dan daging," ujar JK. (Arv/Nov/X-7)

Baca Juga

Ilustrasi

Dampak Korona, Banyak Perusahaan Bertahan 1-3 Bulan Kedepan

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 10 April 2020, 16:07 WIB
Arus kas ada yang satu bulan sampai dengan tiga bulan kedepan, lebih dari itu mereka harus cari stand by...
MI/M Ghozi

Buat Pemudik, Faisal Basri Ingatkan soal Daya Dukung RS di Daerah

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Jumat 10 April 2020, 15:43 WIB
"Sama halnya ketersediaan tempat tidur rumah sakit sama mengkhawatirkannya. Semua tujuan mudik utama di bawah rerata nasional,"...
Antara

Kenaikan HPP Diharapkan Bisa Memperbaiki Kesejahteraan Petani

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 10 April 2020, 15:29 WIB
Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Galuh Octania berharap kenaikan Harga Pokok Pembelian (HPP) bisa turut memperbaiki...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya