Jumat 27 Mei 2016, 11:10 WIB

Sun Life Bermitra dengan University of Waterloo dan Pemerintah Kanada

Gaudensius Suhardi | Ekonomi
no-image.jpg
 

SUN Life Financial Asia (Sun Life) dan The University of Waterloo telah menandatangani perjanjian untuk bermitra dalam mengembangkan jumlah tenaga aktuaris yang masih sedikit dan kapasitas risiko di Indonesia.

Sebagai bagian dari komitmen Sun Life di Indonesia, Sun Life akan mendonasikan Can$500.000 untuk membentuk program beasiswa pascasarjana bidang ilmu Aktuaria Internasional yang akan diluncurkan oleh University of Waterloo pada 2016 yang bertujuan untuk mendukung pengembangan bidang ilmu aktuaria di Indonesia.

Beasiswa pascasarjana ini akan ditujukan untuk ilmu aktuaria dan proyek pengembangan manajemen risiko di Indonesia yang dikenal sebagai READI (Risk Management, Economic Sustainability, and Actuarial Science Development di Indonesia/ManajemenRisiko, Ekonomi yang Berkelanjutan, dan Pengembangan Ilmu Aktuaria di Indonesia) yang saat ini sedang dilaksanakan oleh University of Waterloo dengan pemerintah Kanada serta mitra lainnya.

Tujuan utama dari proyek ini adalah untuk membentuk Indonesia sebagai pusat keunggulan aktuaria di wilayah Asia Tenggara dengan melibatkan lembaga pendidikan, pemerintah, dan industri.

Proyek ini akan meningkatkan keahlian para aktuaris kedua belah pihak untuk dapat memenuhi kebutuhan yang mendesak akan tenaga aktuaria yang terakreditasi di Indonesia.

Dalam struktur komite, Sun Life akan berperan sebagai lanjutan investasi perusahaan untuk memastikan keberhasilan program serta tercapainya tujuan pada sektor pemerintah, swasta, dan lembaga pendidikan, dalam perencanaan dan pelaksanaan.

Sementara itu, University of Waterloo sebagai lembaga terkemuka dunia dalam pendidikan kooperatif, siap untuk membantu universitas-universitas di Indonesia untuk meluncurkan program pelatihan kerja terpadu yang efektif.

Nantinya kegiatan-kegiatan akan berupa melakukan kegiatan-kegiatan yang menarik para siswa sekolah menengah atas yang berpotensi untuk menempuh program ilmu aktuaria, meningkatkan kursus ilmu aktuaria dengan kurikulum yang telah diperbaiki dan akses untuk meningkatkan kapasitas para dosen, dan membangun program pelatihan kerja yang terpadu di Indonesia yang membekali para siswa dengan ketrampilan praktis dan siap kerja.

Kevin Strain, Presiden Sun Life Financial Asia mengatakan, “Indonesia merupakan pasar utama Sun Life di Asia dan kami gembira dapat bermitra dengan Pemerintah Kanada dan University of Waterloo dalam mengembangkan sumber daya manusia di bidang aktuaria dan risiko. Kegiatan ini akan membantu memperkuat industri asuransi di Indonesia dalam jangka panjang.”


Elin Waty, PresidenDirektur Sun Life Financial Indonesia mengatakan," Sun Life mempunyai peran yang besar dalam proyek READI, yaitu membantu Indonesia untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak terhadap lulusan ilmu aktuaria serta membantu para siswa Indonesia yang berpotensi agar menekuni karier yang menjanjikan di bidang pekerjaan yang sangat tinggi permintaannya ini.”

Sephen Watt, Dekan Fakultas Matematika University of Waterloo, mengatakan, “Kami sangat berterima kasih kepada Sun Life atas donasi yang diberikan. Ini adalah langkah yang sangat penting dalam mengatasi kebutuhan akan profesi di bidang ilmu aktuaria.

Sun Life Financial Indonesia, saat ini, hadir di 66 kota, didukung oleh 435 staf dan lebih dar i9.700 tenaga pemasar yang solid. Sun Life baru-baru ini melakukan investasi senilai US$40 juta untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia. (RO/OL-3)

Baca Juga

MI/Iiz Zatnika

Kemenkop UKM Dorong Empat Skema Bantu Koperasi Terdampak Covid-19

👤M Ilham Ramadhan 🕔Minggu 29 Maret 2020, 13:55 WIB
LPDB siap melakukan relaksasi terhadap mitra-mitra...
Istimewa

Covid-19 Tak Halangi Petani Indramayu Panen Raya Padi dan Jagung

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 Maret 2020, 13:17 WIB
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Indramayu Takmid mengatakan Kementan setiap tahun menggelontorkan bantuan untuk Kabupaten...
Antara/Rahmad

Terdampak Covid-19, Pemerintah Siap Beli Produk Perikanan

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 29 Maret 2020, 10:40 WIB
Pasar produk perikanan global ikut terdampak pandemi covid-19. Mengantisipasi turunnya permintaan, pemerintah berencana  membeli...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya