Pembekuan Dicabut, Menpora Kawal Reformasi PSSI

Penulis: Gnr/X-6 Pada: Rabu, 11 Mei 2016, 08:12 WIB Olahraga
Pembekuan Dicabut, Menpora Kawal Reformasi PSSI

MI/Adam Dwi

SETELAH lebih dari setahun, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi akhirnya mencabut sanksi administratif berupa pembekuan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

"Baru saja saya tanda tangani. Saya cabut surat yang pernah kami keluarkan. Tentu ini semata-mata untuk menghormati keputusan Mahkamah Agung dan menghargai komitmen FIFA dalam suratnya kepada Menteri Sekretaris Negara," kata Imam saat ditemui di Plaza Senayan, Jakarta, tadi malam.

SK Menpora tentang pencabutan pembekuan PSSI tertanggal 10 Mei 2016 diteken tadi malam pukul 19.00 WIB. Menpora langsung mengirim SK tersebut via surat elektronik (e-mail) ke Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).

SK pembekuan Nomor 01307 tanggal 17 April 2015 dikeluarkan Menpora sebelum Kongres Luar Biasa PSSI di Surabaya. KLB itu akhirnya memilih La Nyalla Mattalitti sebagai ketua umum.

Sanksi pembekuan berawal dari kekukuhan PSSI membiarkan Persebaya Surabaya dan Arema Malang mengikuti kompetisi ISL meski tidak lolos verifikasi Badan Olahraga Profesional Indonesia. Dampak pembekuan itu ialah penghentian kompetisi ISL, lalu muncul sebuah turnamen independen dan sanksi pembekuan dari FIFA terhadap keanggotaan PSSI.

FIFA dalam suratnya kepada Mensesneg pada 26 April lalu mengatakan siap meninjau ulang sanksi terhadap Indonesia bila pemerintah mencabut SK pembekuan PSSI.

Ke depan, imbuh Imam, pihaknya akan terus mengawal proses perubahan di tubuh PSSI yang sesuai dengan aturan dari FIFA dan AFC.

Imam pun menghargai keinginan Kelompok 85 (pemilik suara/voters PSSI) yang meminta KLB digelar untuk mengganti ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota komite eksekutif.

Dalam menanggapi itu, anggota Komite Eksekutif PSSI Tony Aprliani meminta bukti autentik pencabutan SK pembekuan PSSI. "Kenapa harus mencabutnya menjelang rapat Exco FIFA di Meksiko," kata dia.

Mantan Menpora Adhyaksa Dault mengapresiasi langkah Imam. "Saya berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo karena tanpa instruksi dari Presiden, SK pembekuan belum tentu akan dicabut oleh Menpora," ujarnya saat dihubungi, tadi malam. (Gnr/X-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More