Rabu 04 Mei 2016, 01:30 WIB

Maria Londa Temukan Momentum

Administrator | Olahraga
Maria Londa Temukan Momentum

ANTARA

SETELAH dinyatakan sembuh total dari cedera lutut, atlet lompat jauh Indonesia, Maria Natalia Londa, mulai menemukan momentum untuk bisa kembali mencapai lompatan emasnya.

Meski di ajang Singapura Terbuka pekan lalu, atlet asal Bali itu hanya mampu meraih medali perunggu, pelatihnya, I Ketut Pageh, yakin anak asuhnya akan tampil prima di Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil, 2016.

Di ajang yang menjadi uji coba internasional pertama itu, atlet 25 tahun tersebut mencatatkan lompatan sejauh 6,34 meter. Maria harus mengakui keunggulan atlet asal Vietnam, Bui Thi Thu Thao, yang meraih medali emas dengan lompatan sejauh 6,45 meter dan atlet asal Filipina, Marestella Torres, yang meraih perak dengan lompatan sejauh 6,37 meter.

Lompatan Maria memang masih terpaut jauh dari rekor nasional yang tercatat 6,7 meter. Namun, Pageh mengatakan Maria menunjukkan peningkatan performa seusai dinyatakan sembuh total dari cedera, sebulan lalu. Ia mengungkapkan saat pertama kali latihan pascacedera, Maria hanya bisa melompat sejauh 5,64 meter, tapi kini sudah mulai mendekati lompatan terbaik.

“Sangat wajar dengan lompatan sejauh itu. Dia latihan efektif satu bulan terakhir. Lompatan pun masih bisa diperbaiki dalam sisa waktu latihan yang ada. Sebagai atlet elite, saya yakin, Maria bisa membenahi tekniknya. Jadi tidak ada masalah,” kata Pageh yang dihubungi dari Jakarta, Selasa (3/5).

Setelah menderita cedera seusai berlaga di SEA Games 2015 Singapura, Maria praktis tidak mengikuti sejumlah turnamen internasional untuk meningkatkan kemampuannya berlaga di Olimpiade 5-21 Agustus mendatang. Ia pun absen dari Kejuraan Dunia Atletik 2015 di Beijing, Tiongkok. Singapura terbuka menjadi ajang kembalinya Maria ke panggung internasional setelah cedera.

Prestasi Maria, yakni mengoleksi 4 medali emas, sejak membela kontingen Indonesia di SEA Games 2013. Maria juga merebut medali emas Asian Games. Namun, di Olimpiade, Pageh belum bisa memprediksi pencapaian Maria. (Gnr/R-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More