Rabu 04 Mei 2016, 01:30 WIB

Hawks Gagal Usik Dominasi Cavaliers

Administrator | Olahraga
Hawks Gagal Usik Dominasi Cavaliers

AP

UNGGULAN utama babak play-off basket NBA wilayah timur, Cleveland Cavaliers, kembali melanjutkan dominasi atas Atlanta Hawks. Cavs mengalahkan klub asuhan Mike Budenholzer itu 104-93 di pertandingan pertama pada semifinal wilayah timur di Quicken Loans Arena, Cleveland, Selasa (3/5).

Sejak musim kompetisi 2013/2014, Cavs belum sekali pun kalah dari Hawks di babak play-off. Tahun lalu, kemenangan dengan agregat 4-0 sukses dibukukan LeBron James dan kawan-kawan di partai final wilayah timur. Kemenangan kali ini menjadi yang kesembilan Cavs secara beruntun atas Hawks di babak play-off.

James menjadi pahlawan kemenangan Cavs kali ini. Pebasket berjuluk ‘sang Raja’ itu menjadi pencetak poin tertinggi Cavs dengan 25 poin, disusul 21 poin sumbangan Kyrie Irving. “Kami membutuhkan segalanya. Kami bermain dengan baik karena kami merasa bermain di luar standar permainan kami. Pertandingan pertama selalu penting bagi kami,” kata James.

Hawks bukan tanpa perlawanan di pertandingan tersebut. Pada 8 menit menjelang kuarter keempat berakhir, Dennis Schroder dan kawan-kawan mampu menganulir selisih 18 poin dari Cavs. Sayang, permainan gemi­lang itu tak mampu bertahan hingga akhir pertandingan. Cavs akhirnya kembali memperlebar jarak keunggulan dan menutup pertandingan dengan kemenangan.

Meski kalah, pemain Hawks meninggalkan lapangan dengan kepala tegak. Small forward Hawks, Kent Bazemore, yang mencetak 16 poin di pertandingan itu pun meninggalkan lapangan dengan memberikan salam berupa tepukan tangan ke arah penonton. Schroder menjadi pencetak poin terbanyak Hawks dengan 27 poin.

Di semifinal play-off wilayah barat, Oklahoma City Thunder menyamakan agregat menjadi 1-1 setelah menang 98-97 atas tuan rumah San Antonio Spurs, kemarin. Kemenangan itu membuat Thunder makin percaya diri menatap dua gim berikutnya di kandang sendiri. (AP/Gnr/R-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More