Kamis 07 April 2016, 19:45 WIB

PN Surabaya Gelar Sidang Lanjutan Pembunuhan Salim Kancil

Faisol Taselan | Nusantara
PN Surabaya Gelar Sidang Lanjutan Pembunuhan Salim Kancil

ANTARA

 

MANTAN Kepala Desa Selok Awar Awar, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Hariyono membantah memberikan instruksi untuk menghabisi nyawa Salim Kancil dan Tosan. Bantahan itu disampaikan pada sidang lanjutan kasus pembunuhan Salim Kancil di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (7/4).

Dihadapan Ketua Majelis Hakim Jihad Akhsanudin, Hariyono menyangkal semua pertanyaan dari Jaksa Penuntut Umum, soal tuduhan sebagai otak perencana penyerangan terhadap Salim Kancil dan Tosan.

Hariyono berdalih, pada saat kejadian, dirinya ada di dalam rumah. Bahkan dirinya juga tidak sepakat, adanya kegiatan kerja bakti yang berujung pada penyerangan Salim Kancil dan Tosan.

"Aksi tersebut dikatakannya sebagai tindakan spontan dari masyarakat yang pro pertambangan, saya tidak memberikan instruksi apapun," katanya.

Karena itu, Hariyono meminta majelis untuk mempertimbangkan keterangannya agar memberian dukuman ringan. "Ini penjelasan saya jeluar
dari lubuk hati saya Pak Hakim," katanya.

Sidang lanjutan perkara tambang pasir ilegal dan pembunuhan Salim Kancil, akan kembali digelar ada Kamis depan di Pengadilan Negeri Surabaya dengan agenda pemeriksaan keterangan saksi lainnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More