Kamis 07 April 2016, 17:41 WIB

Tulang Dada Siyono Diduga Patah karena Benda Tumpul

Furqon Ulya Himawan | Nusantara
Tulang Dada Siyono Diduga Patah karena Benda Tumpul

MI/ADAM DWI

 

HASIL autopsi penyebab kematian terduga teroris asal Klaten, Siyono, yang tewas setelah ditangkap Densus 88, belum diketahui. Namun hasil sementara menyebutkan adanya patah tulang di dada yang diduga karena pukulan benda tumpul.

"Ada patah tulang di bagian dada," kata Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Kamis (7/4).

Dahnil mengaku menemukan banyak patah tulang di dada jenazah Siyono diduga karena terkena adanya kekerasan atau mendapat pukulan benda tumpul. "Ada kekerasan dengan benda tumpul," imbuhnya.

Selain temuan sementara di bagian dalam, tim otopsi oleh sembilan dokter forensik dari Pengurus Pusat Muhammadiyah dan seorang dokter dari Polda Jawa Tengah, juga menemukan adanya luka memar di bagian tubuh jenazah Siyono. Dia menduga memar itu diakibatkan karena pukulan.

"Namun kita tunggu hasil otopsi secara utuh," katanya.

Sekarang, lanjut Dahnil, prosesnya sudah tahap uji mikroskopis uji laboratorium. Dan Minggu atau Senin depan, diperkirakan hasilnya sudah bisa dipublikasikan.

Hasil akhir otopsi nantinya akan dupublikasikan dan disebarkan kepada masyarakat, agar masyarakt mengetahui apakah memang benar ada kealahan polisi atau tidak. "Dan semoga bisa dijadikan bukti mencari keadilan," imbuhnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More