Kamis 07 April 2016, 09:50 WIB

Museum Gempa Banyak Diminati Siswa PAUD

Basuki Eka Purnama | Nusantara
Museum Gempa Banyak Diminati Siswa PAUD

Foro: www.museumgempasarwidi.org

 

MUSEUM Gempa di kawasan objek wisata Kaliurang, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, diminati anak-anak kelompok pendidikan anak usia dini, karena berisi edukasi yang diberikan dengan metode yang tidak membosankan.

"Selain kalangan akademisi, pengunjung banyak yang datang dari kalangan PAUD dari Sleman. Biasanya rombongan dipaketkan. Ke peternak kambing, museum gempa dan rumah joglo di Kaliurang," kata salah satu pengelola Museum Gempa Kaliurang, Dewi, Kamis (7/4).

Menurut dia, anak-anak tersebut, selain dapat melihat koleksi museum juga ada edukasi tentang kegempaan.

"Koleksi yang ada di antaranya seperti alat-alat peraga gempa, seperti miniatur rumah yang tidak tahan gempa, kemudian Barrataga, yaitu Bangunan Rumah Rakyat Tahan Gempa," katanya.

Ia mengatakan, selain itu pula ada pemutaran film mengenai fenomena alam. Adanya lempengean-lempengan bumi, meletusnya gunung api, hingga proses terjadinya gempa.

"Kalau untuk pengunjung perorangan masih sedikit. Lebih banyak rombongan," katanya.

Pendiri Museum Gempa Sarwidi mengatakan ke depan museum ini akan dikembangkan atau dipercabang.

"Agar bisa lebih dekat dengan masyarakat," katanya.

Menurut dia, gempa merupakan fenomena alam biasa yang memang dibutuhkan untuk keberlangsungan kehidupan.

"Yang membuat bencana itu bangunan rumah roboh. Kalau tidak, itu hanya fenomena alam biasa yang memang dibutuhkan. Jadi bagaimana supaya masyarakat tahu konstruksi bangunan rumah tahan gempa," katanya. (Ant/OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More